SuaraBekaci.id - Kenali kesehatan yang terganggu sejak dini. Karena, mental yang terganggu bisa saja dari kesehatan fisik.
Kesehatan mental dan fisik itu saling mempengaruhi satu sama lain. Sebab itu, meningkatkan kesehatan fisik sama artinya dengan memperbaiki kondisi mental.
Kegiatan sehari-hari seperti memasak, Yoga atau apapun kegiatan yang disukai akan meningkatkan kesehatan mental.
"Tidak mungkin untuk memisahkan pikiran dan tubuh kita karena keduanya secara intrinsik saling berkaitan, keduanya bekerja secara harmonis," kata psikoterapis sekaligus pelatih Sarie Taylor, dilansir Live Science.
Ketika kita kewalahan, stres, atau terlalu banyak berpikir, dapat berdampak pada fisik. Bentuknya bisa bermacam-macam, salah satunya kelelahan atau ketegangan otot.
Sebaliknya, masalah kesehatan fisik juga dapat memengaruhi kesehatan mental. Misalnya saja, seorang atlet yang stres ketika tidak dapat berlatih akibat mengalami cedera fisik.
Sebuah studi oleh Mayo Clinic menjelaskan beberapa tanda kesehatan mental terganggu yang harus diwaspadai:
- Merasa sedih atau terpuruk
- Kemampuan berkonsentrasi kurang
- Ketakutan atau kekhawatiran yang berlebihan, atau rasa bersalah yang ekstrem
- Perubahan suasana hati yang ekstrem
- Kelelahan parah, kurang berenergi, atau masalah tidur
- Delusi, paranoia atau halusinasi
- Ketidakmampuan untuk mengatasi masalah sehari-hari atau stres
- Kesulitan memahami dan berhubungan dengan situasi maupun orang lain
- Perubahan gairah seks
- Kemarahan, permusuhan, atau kekerasan berlebihan
- Pikiran bunuh diri
Jika Anda sedang merasakan beberapa gejala di atas, cobalah cari bantuan profesional, misalnya psikolog atau psikoterapis untuk mengatasinya.
Berita Terkait
-
Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya
-
Cara Cek BPJS PBI Aktif atau Tidak Lewat HP, Praktis Tak Perlu ke Kantor
-
Tak Perlu KTP DKI, Seluruh Pasien TBC Bebas Berobat di Fasilitas Kesehatan Jakarta
-
Tips Nutrisi Terbaik bagi Profesional dengan Aktivitas Padat, Jaga Energi dan Fokus Sepanjang Hari
-
Apakah Peserta BPJS Mandiri Kelas 3 Bisa Langsung Naik Kelas Perawatan ke VIP saat Rawat Inap?
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan