SuaraBekaci.id - Facebook,Instagram dan WhatsApp down atau offline sejak Senin (4/10/2021) malam sekira pukul 22:20 - hingga Selasa (5/10/2021) pagi ini sekira pukul 06:18WIB.
Warganet pun beramai-ramai pindah ke twitter sekedar untuk berbagi keluh kesah tentang offline nya platform populer itu. Teori konspirasi penyebab Facebook, Instagram dan WhatsApp down pun beredar di sosial media.
Menyadur Unilad.co.uk, saat facebook offline, perusahaan akan merilis pernyataan samar yang menyatakan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan perusahaan berusaha keras memperbaiki kendala yang terjadi.
Selama offline, banyak teori konspirasi mulai berseliweran di kalangan warganet.
Beberapa orang mengira kelompok peretas Anonymous berada di baliknya. Salah satu pengguna terverifikasi di Twitter bernama @BenjaminEnfield bahkan membagikan tangkapan layar yang menyatakan bahwa sebagian besar jaringan telah 'dihapus' dan 'itu berarti Facebook HILANG.'
Dengan kembalinya Facebook, orang-orang mulai mencari tahu apa yang terjadi untuk kepada raksasa internet itu.
Chief Research Officer Cyberthreat Bad Packet Troy Mursch mengatakan, Facebook offline disebabkan oleh DNS atau Domain Name System, namun itu hanyalah awal masalah.
Kata Troy Mursch, saat Facebook offline, DNS Facebook tak kan bisa dijangkau bagi orang yang hendak mencarinya di internet.
Seperti diketahui, DNS adalah suatu sistem yang memungkinkan orang menemukan apa yang mereka cari di Internet. Dan selama facebook offline maka orang tidak dapat menemukan DNS facebook di internet.
Sementara Cisco ThousandEyes Angelique Medina menambahkan bahwa cara sederhana memahami konsep DNS offline ini adalah, anggaplah seperti permainan telepon.
Jika terhubung maka orang itu bisa dihubungi, lalu orang yang bisa menghubungi itu menyebarkan jaringan itu kepada orang lain dan seterusnya.
"Seperti permainan telepon.'Misalkan permainan dimainkan oleh jaringan yang berbicara satu sama lain dan menyediakan cara untuk ditemukan. Mereka mengumumkan rute ini ke tetangga mereka dan tetangga mereka akan menyebarkannya ke rekan-rekan mereka," katanya.
Berita Terkait
-
Bantah Teori Konspirasi Asing di Balik Erupsi Gunung, Pakar UGM: Proses Alami
-
Modus Olah Oli Bekas Jadi Bening, Pabrik Oli Palsu Cengkareng Untung Rp864 Juta
-
1 Miliar Pengguna WhatsApp Kini Pakai Passkey, Keamanan Akun Makin Diperkuat
-
Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global
-
Jebakan Repost di Instagram: Saat Kepedulian Sosial Berakhir Menjadi Validasi Digital
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?
-
BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali
-
Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara