SuaraBekaci.id - Para insinyur Samsung, Korea Selatan dan ilmuwan Universitas Harvard, Amerika Serikat mengumumkan ambisi mereka, membangun otak manusia ke dalam chip memori.
Dalam artikel yang terbit di jurnal Nature Electronics, ilmuwan dari dua lembaga itu menjelaskan pendekatan baru untuk menciptakan perangkat memori yang lebih mampu meniru keunikan otak manusia.
Chip memori itu kelak akan memiliki lima ciri yang sama dengan otak manusia. Kelimanya adalah irit energi, cepat belajar, mampu beradaptasi dengan lingkungan, otonom dan memiliki kemampuan kognitif.
Samsung sendiri, seperti diakui dalam situs resmi perusahaan pada Minggu (26/9/2021), mengatakan bahwa pendekatannya ini ambisius.
“Visi yang kami hadirkan sangat ambisius. Tetapi berupaya mencapai tujuan heroik, justru akan bisa mendobrak batas-batas kecerdasan mesin, ilmu saraf, dan teknologi semikonduktor," kata Ham Don-hee, dari Samsung Advanced Institute of Technology yang juga dosen di Harvard.
Inti dari visi para ilmuwan ini adalah menyalin atau merekam sel-sel saraf serta cabang-cabang halus otak manusia menggunakan teknologi larik sensor nano-elektroda, lalu menempelkan peta itu ke sebuah jejaring tiga dimensi yang terdiri dari perangkat-perangkat penyimpanan memori solid-state berkepadatan tinggi.
Sederhananya mereka akan menyalin peta neuron otak manusia, lalu berbekal peta itu mereka membangun kembali struktur dan mekanisme kerja otak menggunakan perangkat penyimpanan memori solid-state berkepadatan tinggi seperti hard disk yang biasa digunakan pada komputer.
Meski demikian, kerja ini tak akan mudah. Manusia diketahui memiliki sekitar 100 miliar neuron atau sel saraf. Belum lagi jumlah sinapsis, yang berfungsi sebagai penghubung antarsel saraf, bisa mencapai 10 kuadriliun.
Untuk membangun ulang otak manusia di dalam chip memori, demikian perkiraan Samsung sendiri, diperlukan sekitar 100 triliun memori. Belum diketahui bagaimana cara Samsung untuk mewujudkan ambisinya dan kapan mimpi ini akan tercapai.
(Kathy Puteri Utomo)
Tag
Berita Terkait
-
Senjata Pamungkas Samsung? Galaxy Z Trifold Bawa Layar Lipat Tiga
-
Exynos 2600 Setara Chipset Apa? Bisa Saingi Snapdragon 8 Elite Gen 5?
-
5 HP Samsung yang Cocok untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
Perekaman Ciamik, Kamera iPhone 17 Pro Ungguli Samsung Galaxy S26 Ultra di Tes DxOMark
-
Samsung Galaxy S26 Resmi Dibundling IM3 Platinum, Kuota Tembus 1 TB
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Presiden Beri Arahan pada Danantara Indonesia untuk Perkuat Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional
-
Zulkifli Hasan: Tumpukan Sampah di TPST Bantargebang Seperti Gedung 17 Lantai
-
Karyawan SPBU Dibekap, Diikat, dan Dipukuli Komplotan Perampok
-
Jangan Sampai Hipoglikemia! Tips Khusus Dokter untuk Pemudik Penyandang Diabetes
-
Profil Mojtaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Disebut Trump Tidak Akan Berumur Panjang