SuaraBekaci.id - Aksi seorang wanita berseragam Aparatur Sipil Negara (ASN) ini membuat warganet geregetan. Pasalnya, dia berdebat dengan seorang polisi lalu lintas karena menolak ditilang.
Aksi tersebut terekam video yang diunggah akun TikTok @youtuberdewa, Selasa (21/09/2021). Tampak seorang ibu-ibu tersebut berdebat dengan polisi.
Si ibu bersikeras bahwa tak tahu jika ada rambu-rambu yang ia langgar. Oleh sebab itu ia menolak untuk ditilang.
Sementara itu, di lokasi tersebut juga ada beberapa pengendara lain yang juga ditilang karena melanggar rambu-rambu lalu lintas.
Minta dinasihati jika salah
Saat berdebat dengan ibu-ibu, polisi mengatakan bahwa ada 3 rambu-rambu yang terpasang jelas. Namun ibu tersebut mengaku tak tahu dan minta dinasihati saja jika salah.
"Ibu punya jabatan juga? Kenapa ibu masih melanggar? Rambu-rambunya ada tiga," ujar polisi dalam video tersebut, dikutip suara.com, Rabu (22/9/2021).
"Iya, saya kan tidak tahu, cukup nasihatin, bapak cukup nasihatin saya kalau saya salah," jawab ibu-ibu itu.
Tak mau bawa surat tilang
Dalam video terlihat ibu tersebut bersikeras tak mau ditilang. Ia mengaku setiap hari lewat di jalan itu namun tak ada larangan apa-apa sebelumnya.
Ia juga menyebut bahwa polisi sudah menghambat kinerjanya sebagai aparatur sipil. Ibu tersebut juga tampak merekam petugas polisi yang menilangnya.
"Saya tiap hari pak lewat sini, saya mau ngejar kantor, bapak sudah mengahalangi saya sebagai aparat sipil," ujar ibu tersebut.
Saat diminta menandatangi surat tilang, ia menolak dan pergi meninggalkan polisi tersebut tanpa membawa surat tilang.
Para warganet yang melihat video tersebut lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka kesal dengan sikap oknum ASN yang menolak ditilang itu.
"Udah salah ngeyel, mentang-mentang dia pikir dia benar kali," komentar salah seorang warganet.
Berita Terkait
-
Foto Seksi Jefri Nichol Jadi Sasaran Komentar Mesum Warganet Perempuan, Langsung Picu Kontroversi
-
Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan