SuaraBekaci.id - Dalam sebuah unggahan Video di laman Twitter resmi milik @psi_id pada tanggal 20 September 2021 lalu ini publik dibuat geger pernyataan Giring Ganesha Djumaryo atau akrab disapa Giring.
Blak-blakan Plt Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu 'menyerang' Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan cuitan-cuitan pedas.
Mantan vokalis band Nidji yang kini aktif di politik itu mengkritik keras kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, bahkan menyebutnya sebagai pemimpin yang berbohong.
Dengan menyertakan #BersamaPSIJagaUangRakyat, Giring mengatakan bahwa dalam krisis seperti pandemi saat ini seorang pemimpin adalah panglima yang mengambil tanggungjawab dan menyampaikannya kepada publik secara transparan, situasi, dan pilihan pilihan yang dia ambil dalam merespon situasi. Pemimpin juga harus mengedepankan kepentingan yang lebih besar.
Dalam unggahan berdurasi lima menit tiga detik tersebut, Giring menyampaikan dengan tegas bahwa Anies bukanlah contoh pemimpin yang bisa mengatasi krisis.
"Gubernur Anies Baswedan bukanlah sebuah contoh orang yang bisa mengatasi krisis," ungkap Giring.
Dia menyoroti perihal bagaimana Anies membelanjakan uang rakyat selama pandemi, adalah saat Anies memprioritaskan program Formula E.
"Dia mengabaikan tekanan rakyat yang meminta dia membatalkan rencana balapan mobil Formula E, dan mengeluarkan 1 triliun, 1 triliun uang rakyat untuk acara tidak berguna itu," kata Giring dengan berapi api.
Giring menambahkan bahwa uang muka dan jaminan bank untuk acara tersebut dibayarkan Anies pada saat pemerintah secara resmi mengumumkan negara dalam keadaan darurat karena Pandemi Covid - 19.
"Uang rakyat sebanyak itu dihabiskan oleh Gubernur Anies Baswedan ditengah penderitaan rakyat yang sakit, meninggal, dan hidupnya susah karena pandemi," tutur Mantan Penyanyi itu dengan raut wajah sedih.
Giring dengan berapi api dan sedih mengungkapkan satu demi satu kritikan terhadap Anies Baswedan.
Akan tetapi video unggahan yang sempat menjadi trending topik hingga semalam ini, justru membuat Giring diserang balik oleh Netizen.
Ribuan Tweet pun membanjiri kolom komentar.
" Tidak sepantasnya sebuah partai politik berkata dan berperilaku seperti itu, tidak ada adab, hanya dendam yang ada, kami pun berharap jangan sampai Indonesia dipimpin partai ini," cuit sebuah akun @aswinss93.
"Laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta itu WTP, mestinya bapak vokalis bisa mengerti transparasi keuangan itu seperti apa," sahut akun lain @Mang_Yuga menimpali.
Tag
Berita Terkait
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan PSI di Cipete, Kaesang: Kami Akan Sering Datang Minta Nasihat ke Pesantren
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?