SuaraBekaci.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi persiapkan relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk meminimalisir dampak korban jiwa karena musim hujan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengatakan telah memberikan pelatihan untuk mengenali ancaman bencana agar mampu mengorganisir sumber daya masyarakat dalam mengurangi kerentanan.
Sekaligus meningkatkan kapasitas guna mengurangi risiko korban jiwa.
"Kesiapan ada dari kita di setiap wilayah itu ada Destana, itu kita persiapkan juga dengan diberikan pelatihan ke destana-destana seperti latihan evakusi dan lain-lain," kata dia ketika dihubungi SuaraBekaci.id, Selasa (14/9/2021).
Kesiapan itu, kata Henri, sudah masuknya surat dari Badan Mateorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai curah hujan di bulan September ini.
"Persiapan siaga tahap banjir itu sudah ya, dan itu sudah dipimpin langsung sama pak Pj Bupati, karena kan beliau BPBD Provinsi Jawa Barat, jadi kita sudah ada beberapa antisipasi termasuk kalau teknisnya pembersihan sungai-sungai dari sampah," ujarnya.
"Kalau kita kan mulainya dari mitigasi, juga dari permasalahannya kan kita koordinasi dengan dinas-dinas, mulai dari penyebab," imbuhnya.
Henri menambahkan, untuk saat ini pihaknya belum dapat memprediksi kapan curah hujan besar akan datang.
Maka dari itu, BPDB Kabupaten Bekasi telah mempersiapkan mulai dari kesiapan anggota hingga peralatan yang nantinya akan dibutuhkan.
Baca Juga: Kota Bekasi Tidak Banjir Diguyur Hujan Semalaman
"Kalau prediksi hujannya kan kita belum tahu besarnya di bulan apa, kalau persiapannya udah pasti kalau kita siap kesiagaan, kita juga mempersiapkan peralatan seperti perahu, mobil, motor dan lain-lain," ungkap Henri.
Untuk saat ini, pihaknya tengah melakukan kegiatan siaga kekeringan lantaran di beberapa wilayah Kabupaten Bekasi masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan air.
"Dengan datangnya hujan kan berarti musim kekeringan kita akan pendek, kemarin kita sudah berikan air-air bersih di beberapa kecamatan, sampai hari ini juga kita drop terus air bersih," ujarnya.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui
-
Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi
-
Kurang dari 24 Jam, Santunan Korban Kecelakaan Truk Molen Bekasi Diserahkan ke Ahli Waris
-
BPBD Bingung! Tak Ada Hujan, Bongkahan Es Seukuran Kepala Bocah Jatuh Jebol Atap Rumah di Bantul
-
Jakarta Barat hingga Jakarta Timur Diprakirakan Turun Hujan Sore Ini
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Peringatan Keras Bupati Bekasi ke Kepala Desa: Jangan Korupsi !
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon