SuaraBekaci.id - Lima pelaku komplotan garong spesiali minimarket yang biasa beraksi di wilayah Karawang dibekuk aparat Polres Karawang, Jawa Barat.
Satu diantaranya bahkan terpaksa harus ditembak kakinya karena mencoba kabur saat hendak ditangkap aparat kepolisian.
Kelima pelaku masing-masing berinisial, AS alias Boled (50), B alias Haji (49), AP alias Agil (35), B alias Samsudin (58) dan satu orang penadah T alias Ujang (49).
"Mereka ditangkap di wilayah (Kecamatan) Cilamaya," kata Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono saat ekspos pengungkapan kasus di Mapolres Karawang, Senin (30/8/2021).
Aldi mengatakan, satu dari lima orang garong yang ditangkap itu harus ditembak kakinya karena berusaha kabur saat akan ditangkap petugas.
Aldi menambahkan, komplotan garong spesialis minimarket ini sudah beraksi sebanyak tujuh kali, dan tidak hanya beraksi di wilayah Karawang.
Mereka juga beraksi di wilayah Purwakarta, Cirebon dan Tegal. Namun kebanyakan beraksi di wilayah Karawang.
Dalam aksinya, mereka melakukan pengintaian terlebih dahulu. Ketika suasana sepi baru membobol minimarket dengan cara merusak kunci gembok rolling door depan menggunakan alat berupa linggis dan kunci L.
Setelah itu, pelaku masuk dan mengambil barang-barang berupa satu unit CPU, rokok, kosmetik, kopi, coklat, dan lain-lain.
Baca Juga: Kejari Karawang Hentikan Kasus Pemotongan BST Gegara Pejabat Desa Kembalikan Uang
"Tapi kebanyakan, mereka menggasak rokok. Alasannya, rokok sangat mudah untuk dijual kembali," kata kapolres.
Sementara itu, dari penangkapan lima pencuri itu petugas menyita sejumlah barang bukti berupa satu linggis, satu set anak kunci palsu dan dua gembok rusak serta sejumlah makanan curian.
Petugas juga menyita CPU komputer serta satu unit minibus yang merupakan mobil rental.
Atas perbuatannya, para pelaku pencurian dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun penjara.
Satu orang lagi penadah dikenakan Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana maksimal empat tahun penjara. [Antara]
Berita Terkait
-
Membaca Gadis Minimarket: Satire Tajam Tentang Standar Ganda Masyarakat
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Anggota DPRD DKI Lukmanul Hakim Sepakat Minimarket Modern Ditutup dan Kopdes Dikuatkan
-
Bangunan Lapuk, Ruang Kelas SD Jomin Barat III di Karawang Ambruk
-
Dialog di Bawah Atap Minimarket
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?