SuaraBekaci.id - Viral janda diajak lawan COVID-19. Namun janda di sini merupakan singkatan. Ajakan lawan COVID-19 bersama janda itu beredar sebuah spanduk.
Spanduk janda lawan COVID-19 ini mendadak menggemparkan jagat media sosial.
Spanduk ajakan melawan Covid-19 nyeleneh tersebut diketahui dalam unggahan foto di akun instagram @andreli48, Minggu (08/08/2021).
Diduga spanduk ajakan melawan Covid-19 yang terpampang di sebuah jalan raya itu terlihat foto seorang wanita yang mengenakan masker.
Lalu disamping foto wanita itu terdapat sebuah imbauan cara melawan Covid-19.
Uniknya, imbauan yang tertulis di dalam spanduk ini berbeda dengan protokol kesehatan 5M yang dianjurkan pemerintah.
Spanduk tersebut rupanya mengajak masyarakat melawan Covid-19 bersama para 'JANDA'. Usut punya usut, janda yang dimaksud bukanlah wanita yang tidak memiliki suami.
Melainkan sebuah akronim dari Jangan berkerumun, Aktif mencuci tangan, Nikmati kebersamaan keluarga di rumah, Diupayakan selalu menggunakan masker, Aktif berolahraga.
Diduga spanduk nyeleneh ini dibuat agar masyarakat tertarik membaca imbauan tersebut dan yang paling penting bisa menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga protokol kesehatan.
Baca Juga: PDIP Kritik Jokowi Soal Pandemi, Pengamat: Bisa Jadi Megawati Merasa Tidak Dilibatkan
Sontak unggahan foto yang telah disukai ratusan kali itu langsung menuai sorotan warganet.
Tak sedikit dari warganet yang memberikan komentar beragam.
"Bisa diserang kaum feminist ini bawa-bawa kaum janda," ujar akun @aldyprayoga89.
"Ada-ada bae, hahaha," ungkap akun @asep.ismadi1.
"Ati-ati bikin iklan atau spanduk," sahut akun @lisha_yanthie.
"Bagus juga iklannya," timpal akun @dnp.mahendra.
Berita Terkait
-
Janda-janda di Gaza, Terpaksa Cerai Khulu Tak Tahan Hidup Makin Susah di Tengah Perang
-
Single Mom Melawan Stigma Janda Lemah: Bagaimana Irene Mengubah Luka Menjadi Kekuatan?
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini
-
Setelah Hampir 10 Tahun Merantau, Yuni Lestari Akhirnya Dipertemukan dengan Ibunya oleh BRI
-
BRI Perkuat Koneksi Finansial Indonesia-Taiwan melalui BRImo Taiwan
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026