SuaraBekaci.id - Selain digelar saat Pandemi COVID-19, Olimpiade Tokyo 2020 bertabur teknologi canggih di bidang olahraga. Sebab Jepang maju dalam riset teknologi dan industri.
Olimpiade Tokyo menggunakan banyak inovasi teknologi canggih yang dipakai untuk membuat pertandingan menjadi makin seru untuk ditonton.
Disadur dari YourSay, Tim OBS (Olympic Broadcasting Services) bisa memanfaatkan teknologi tersebut agar pemirsa dapat merasakan pengalaman pertandingan yang lebih seru dan akurat.
Beberapa teknologi tersebut dipasang di berbagai pertandingan olahraga seperti basket, bola voli, bersepeda hingga renang.
Berikut ini 7 teknologi canggih di Olimpiade Tokyo 2020:
1. Multi-Camera REPLAY systems
Multi-Camera Replay Systems atau sistem kamera siaran ulang adalah teknologi ini didukung oleh banyak kemera 4K berkecepatan tinggi yang mampu menayangkan pertandingan, dari berbagai sudut.
Bahkan di tempat tertentu, biasanya ditempatkan 60 sampai 80 kamera 4K untuk menghasilkan tayangan yang lebih maksimal.
Selain itu video pertandingan juga dapat diputar ulang.
Baca Juga: 7 Teknologi Canggih yang Digunakan Selama Olimpiade Tokyo 2020
Kamera ini juga dapat berputar 360 derajat ketika video diputar, sehingga mirip dengan efek dalam film Matrix.
Teknologi Multi-Camera Replay Systems digunakan dalam olahraga Bola Basket 3×3, Senam, Atletik Lintasan & Lapangan, BMX, Golf , Sepak Bola Wanita, Skateboard, dan Panjat Tebing.
2. Teknologi 2D Image Tracking
Teknologi ini hadir menggantikan peran GPS untuk melacak posisi atlet.
Dengan 2D Image Tracking, pelacakan atlet ditentukan oleh gerakan atlet di pertandingan.
2D Image Tracking didukung oleh kamera yang mengikuti pergerakan atlet selama pertandingan.
Tag
Berita Terkait
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
AI China Disebut Bantu Iran Menargetkan Pangkalan Militer Amerika Serikat di Timur Tengah
-
Bukan Nuklir, Senjata Paling Mematikan Perang AS-Iran Ini Bisa Bikin Dunia Hancur
-
Dari Mediterania ke Eropa: Bagaimana Cat Putih Membuat Rumah Lebih Nyaman dan Turunkan Suhu?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
-
Lautan Manusia di Kota Bekasi Rayakan Tahun Baru Islam
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
-
Tergiur Upah Rp40 Juta, Dua Kurir Sabu Ini Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi