SuaraBekaci.id - Daftar universitas punya mahasiswa terbanyak di Indonesia. Ternyata Universitas Indonesia tidak masuk daftar, kenapa? Berikut ulasan universitas punya mahasiswa terbanyak.
Data universitas dengan mahasiswa terbanyak tersebut diambil pada tahun 2020. Hasilnya, menunjukkan jumlah mahasiswa terdaftar di seluruh perguruan tinggi di Indonesia mencapai 8.483.213 mahasiswa.
Selain itu, jumlah mahasiswa yang terdaftar dengan gelar sarjana sebanyak 1.281.883 dan 30.601 dengan gelar diploma.
Daya tampung suatu Universitas memang tidak sesuai dengan minat pendaftar yang tinggi.
Oleh sebab itu persaingan agar bisa masuk ke kampus terbaik memang sangat ketat.
Namun ada juga universitas yang memiliki banyak mahasiswa.
Berikut daftar universitas punya jumlah mahasiswa terbanyak di Indonesia dari program diploma dan sarjana:
Program Diploma
1. Universitas Terbuka : 17.072 mahasiswa.
Baca Juga: Cegah Penumpukan Sampah, Mahasiswa PMM UMM 82 melakukan sosialisasi 3R
- 9.813 mahasiswa laki-laki
- 7.259 mahasiswa perempuan
2. Universitas Diponegoro: 8.639 mahasiswa.
- 3.988 mahasiswa laki-laki dan;
- 4.651 mahasiswa perempuan.
3. Institut Pertanian Bogor: 7.446 mahasiswa.
- 2.805 mahasiswa laki-laki dan;
- 4.641 mahasiswa perempuan.
4. Universitas Negeri Padang: 7.212 mahasiswa.
- 3.621 mahasiswa laki-laki dan;
- 3.591 mahasiswa perempuan.
5. Universitas Gadjah Mada: 7.138 mahasiswa.
- 3.544 mahasiswa laki-laki dan;
- 3.594 mahasiswa perempuan.
6. Universitas Sebelas Maret: 5.788 mahasiswa.
- 1.957 mahasiswa laki-laki dan;
- 3.831 mahasiswa perempuan.
7. Universitas Brawijaya: 4.130 mahasiswa.
- 1.821 mahasiswa laki-laki dan;
- 2.309 mahasiswa perempuan.
8. Universitas Airlangga: 4.128 mahasiswa.
- 1.258 mahasiswa laki-laki dan;
- 2.870 mahasiswa perempuan.
9. Universitas Udayana: 3.794 mahasiswa.
- 1.425 mahasiswa laki-laki dan;
- 2.369 mahasiswa perempuan.
10. Universitas Papua: 3.775 mahasiswa.
- 2.587 mahasiswa laki-laki dan;
- 1.188 mahasiswa perempuan.
11. Universitas Negeri Jakarta: 3.700 mahasiswa.
- 1.873 mahasiswa laki-laki dan;
- 1.827 mahasiswa perempuan.
Program Sarjana
1. Universitas Terbuka: 1.021.808 mahasiswa.
- 496.123 mahasiswa laki-laki
- 525.685 mahasiswa perempuan
2. Universitas Brawijaya: 56.290 mahasiswa.
- 26.627 mahasiswa laki-laki dan;
- 29.663 mahasiswa perempuan.
3. Universitas Cenderawasih: 45.684 mahasiswa.
- 24.670 mahasiswa laki dan;
- 21.014 mahasiswa perempuan.
4. Universitas Diponegoro: 40.298 mahasiswa.
- 17.050 mahasiswa laki-laki dan;
- 23.248 mahasiswa perempuan.
5. Universitas Tanjungpura: 39.960 mahasiswa.
- 20.397 mahasiswa laki-laki dan;
- 19.563 mahasiswa perempuan.
6. Universitas Halu Oleo: 39.098 mahasiswa.
- 17.655 mahasiswa laki-laki dan;
- 21.443 mahasiswa perempuan.
7. Universitas Tadulako: 37.867 mahasiswa.
- 17.559 mahasiwa laki-laki dan;
- 20.308 mahasiswa perempuan.
8. Universitas Negeri Padang: 36.742 mahasiswa.
- 14.839 mahasiswa laki-laki dan;
- 21.903 mahasiswa perempuan.
9. Universitas Udayana: 35.835 mahasiswa.
- 19.153 mahasiswa laki-laki dan;
- 16.682 mahasiswa perempuan.
10. Universitas Gadjah Mada: 32.911 mahasiswa.
- 15.059 mahasiswa laki-laki dan;
- 17.852 mahasiswa perempuan.
11. Universitas Negeri Semarang: 32.641 mahasiswa.
- 12.018 mahasiswa laki-laki dan;
- 20.623 mahasiswa perempuan.
Universitas Terbuka menempati posisi pertama untuk jumlah mahasiswa terbanyak baik dalam program diploma maupun sarjana. Universitas Terbuka (UT) menjadi satu-satunya kampus di Indonesia yang memiliki lebih dari satu juta mahasiswa.
Sistem pendidikan di Universitas Terbuka memang berbeda. Bukan hanya karena pandemi covid-19, pembelajaran di UT memang dilakukan dengan jarak jauh sejak dahulu.
Bahkan tidak ada pembatasan usia, tahun ijazah, masa belajar, waktu registrasi, dan frekuensi mengikuti ujian.
Satu-satunya batasannya yakni setiap mahasiswa UT harus sudah menamatkan jenjang pendidikan menengah atas (SMA atau yang sederajat).
Selain itu UT juga membuka pendaftaran di setiap daerah sehingga jumlah mahasiswanya pun melimpah.
(Lolita Valda Claudia)
Tag
Berita Terkait
-
Viral Mahasiswa Indonesia Bongkar Listrik di Iran saat Perang
-
Lampu Kristal di Rumah Triplek: Analisis Mahasiswa IT soal Digitalisasi Pemerintah yang Rapuh
-
Bayar UTBK SNBT Lewat BRImo, Dukung Langkah Mulus Menuju Kampus Impian
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Soroti Kebutuhan Talenta Data di Era Digital, Mahasiswa Kampus Ini Raih Tiga Prestasi Nasional
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput