SuaraBekaci.id - Ustadz Abdul Somad atau Ustadz Somad sebut kasih minum anjing dapat pahala sedekah. Sehingga Ustadz Somad larang menyiksa binatang.
Karena binatang merupakan makhluk ciptaan Allah juga. Memperlakukan hewan dengan baik menjadi ajaran semua agama.
Jika memperlakukan semua binatang atau hewan dengan baik, niscaya akan mendapatkan sedekah kebaikan.
Binatang dapat menolong manusia di akhirat kelak.
Hal itu dikatakan Ustadz Somad dalam sebuah kesempatan memberikan ceramahnya terkait binatang yang bakal menolong manusia di akhirat.
Dalam kanal YouTube DAKWAH MUSLIM.NET pada 8 Desember 2020 silam, Ustadz Abdul Somad memberikan penjelasannya.
Nabi Muhammad SAW bertutur bahwa jika manusia membantu atau menolong setiap makhluk yang kesusahan di muka bumi, maka kita akan mendapatkan pahala sedekah.
Misalnya saja, ketika kita memberikan minum pada seekor anjing, maka pahala sedekah akan kita dapatkan.
Oleh karena itu, jangan sekali-kali kita menyiksa binatang. Ustadz Somad mengatakan kalaupun ingin membunuhnya, maka lakukan dengan baik.
Baca Juga: Bang Tigor Murtad Balik ke Islam, Ustadz Somad Kasih Jawaban Menohok
“Kalau kau ingin bunuh, bunuh dengan baik,” ungkap mantan dosen UIN Suska Riau tersebut dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Jumat (6/8/2021).
“Ular, kalajengking, lipan, dan sebagainya. Jika engkau ingin membunuhnya, bunuh dengan baik. Sekali pukul mati." pesan UAS.
Disebutkan pula bahwa jangan membiarkan anak-anak bermain binatang, misalnya kucing. Mengapa demikian? Karena katanya anak-anak berpotensi untuk menyiksa mereka.
Selain itu, kita juga perlu mencukupkan semua kebutuhan binatang peliharaan di rumah, misalnya memberi mereka makan-minum dan kandang yang besar.
Jika tidak mampu merawat, maka sebaiknya dilepas saja karena binatang juga merupakan makhluk ciptaan Tuhan, jadi jangan sampai disiksa.
Berita Terkait
-
Film Gohan dan Pelajaran Tentang Cinta yang Datang dalam Bentuk Sederhana
-
Ulasan Film Gohan: Sajikan Kisah Hidup Anjing Liar yang Menggetarkan Jiwa
-
Menyelamatkan yang Terbuang, Cerita Susana Membangun Pejaten Shelter
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Kawi Matin di Negeri Anjing: Potret Manusia yang Dipaksa Menjadi Monster
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Polisi Patroli Skala Besar Antisipasi Begal Hingga Tawuran
-
Ditipu Wedding Organizer, Pengantin Menangis Resepsi Tanpa Dekorasi dan Makanan
-
Merasa Difitnah, Plt Bupati Bekasi Laporkan Akun TikTok 'Bekasi Masih Kusut' ke Polisi
-
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Menhub Dudy: Jangan Berspekulasi Sebelum Ada Fakta
-
Edarkan Tramadol dan Hexymer, Tiga Pelaku di Bekasi Diciduk Polisi