SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota Bekasi mulai menggelar vaksinasi anak. Vaksinasi ini khususnya menyasar siswa SMP dengan usia 12- 15 tahun dan akan dibagi dua gelombang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan, pihaknya sedang melaksanakan vaksinasi anak gelombang pertama di empat kecamatan.
Dia juga mengatakan berencana melaksanakan vaksinasi anak secara serentak di delapan kecamatan lainnya di Kota Bekasi.
"Pelaksanaan yang sekarang 4 kecamatan, sisanya nanti 8 kecamatan. Rencana jumat serentak," kata Inayatullah, Rabu (4/8/2021).
Dia menjelaskan, vaksinasi anak gelombang satu berlokasi di Kecamatan Bekasi Utara, Kecamatan Bekasi Barat, Kecamatan Bekasi Timur dan Kecamatan Medan Satria.
Vaksinasi ini melibatkan siswa dari 208 SMP swasta maupun negeri yang terdaftar di Kota Bekasi dengan target 108.000 siswa.
"Target kita itu siswa SMP untuk usia 12-15 tahun. Kurang lebih ada 108 sekolah, dibagi 2 tahap dan 6 rayon," jelasnya.
Sesuai arahan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, lanjut Inayatullah, pihaknya harus menyelesaikan vaksinasi walau hingga malam hari.
"Iya harus selesai, mau sampai malam harus selesai sesuai dengan arahan Pak Wali Kota dan Dinkes. Kita hanya menyiapkan lokasi dan anak-anaknya. Tenaga medis itu kan dari wilayah, tapi bisa sukses kan berkat dukungan semuanya," ujar Inayatullah.
Baca Juga: Diperpanjang hingga 9 Agustus, Ini Aturan PPKM Level 4 Kota Bekasi
Selanjutnya, vaksinasi anak akan digelar di Kecamatan Rawalumbu, Bekasi Selatan, Mustika Jaya, Bantargebang, Jatisampurna, Pondok Gede, Pondok Melati dan Jatiasih pada Jumat (6/8/2021) mendatang.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan