SuaraBekaci.id - Dwi Purwanto, seorang pria mengaku punya ilmu tata surya ditangkap di depan Terminal Sukoharjo. Pria cepak itu ditangkap di Jalan Rajawali menuju Gayam pada Senin (19/7/2021).
Penangkapan dilakukan Satlantas Polres Sukoharjo. Rupanya Dwi Purwanto adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Dwi Purwanto warga Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Dwi Purwanto ditangkap saat melintas di depan Terminal Sukoharjo.
Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Heldan Pramodha Wardana mengatakan ODGJ diamankan petugas setelah kedapatan mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun SP Nomor Polisi (Nopol) AD 2860 YU melintas di depan Terminal Sukoharjo dari arah Jalan Rajawali menuju Gayam pada Senin (19/7/2021).
Petugas melihat yang bersangkutan mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm dan tak dilengkapi kaca spion.
“Jadi saat itu petugas tengah mengecek cek dan melakukan kontrol penutupan arus di Terminal Sukoharjo. Kemudian saat memantau arus mendapati pengendara motor tak menggunakan helm. Secara otomatis petugas menghentikan si pengendara,” kata Kasatlantas dilansir Solopos.com, Rabu (21/7/2021).
Saat diinterogasi petugas, Heldan mengatakan pengendara tersebut justru memberikan pernyataan tidak masuk akal.
Dwi Purwanto mengaku memiliki keahlian ilmu tata surya.
Petugas menyimpulkan jika yang bersangkutan memiliki gangguan kejiwaan. Petugas lantas memeriksa administrasi kependudukan yang bersangkutan dan diketahui bernama Dwi Purwanto, warga Selogiri, Wonogiri.
Baca Juga: Duh! Daging Kurban di Sukoharjo Ditemukan Cacing Hati, Apakah Bisa Dikonsumsi?
“Kami langsung melakukan koordinasi dengan pihak Polsek Selogiri. Kemudian kami antarkan yang bersangkutan ke Polsek Selogiri,” kata dia.
Dwi Purwanto selanjutmya dijemput pihak keluarga di Polsek Selogiri. Sesuai penuturan pihak keluarga, Dwi Purwanto memang memiliki masalah gangguan kejiwaan.
Pihak keluarga tak mengetahui jika Dwi Purwanto mengendarai sepeda motor hingga ke Sukoharjo.
Tag
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Bongkar 2 Pabrik Obat Keras Ilegal di Sukoharjo, Sita 7,8 Juta Butir
-
Tersangka Judi Kasino di Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia