SuaraBekaci.id - Kepolisian mengungkap mayat ibu hamil 9 bulan membusuk di kost Pattimura berusia 19 tahun. Belum jelas sosok suami Ica Puspita.
Ica Puspita Dwi Anggraini warga Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Mayat Ica Puspita Dwi Anggraini ditemukan di kamar indekos di Jl. Pattimura, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun Senin (12/7/2021) malam.
Dilansir Solopos.com, janin dalam kandungan Ica Puspita Dwi Anggraini ikut meninggal dunia.
Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Ryan Wira Raja Pratama polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya masih menunggu hasil resmi dari tim Forensik.
Mengenai siapa ayah biologis dari bayi yang dikandung korban, Ryan mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terkait hal itu.
“Usia kehamilan sekitar 9 bulan. Mungkin sudah mau melahirkan ya. Jenis kelamin bayinya laki-laki,” kata dia, Selasa (13/7/2021).
“Saat ini kan masih diperiksa teman forensik. Kami menunggu hasil resmi dari tim forensik,” ujar dia.
Polisi juga menemukan sejumlah obat-obatan serta suplemen dan multivitamin di kamar indekos mayat perempuan di Madiun itu. Mengenai hal itu, dia mengatakan kemungkinan korban sebelumnya sempat merasakan sakit hingga akhirnya membeli obat.
Kematian perempuan berusia 19 tahun ini tidak wajar. Hal ini karena kematiannya tidak diketahui oleh orang lain.
Baca Juga: Ica Puspita Tewas Membusuk di Kost Pattimura Lagi Hamil 9 Bulan, Janinnya Ikut Meninggal
Penyebab kematiannya karena sakit atau kejahatan orang lain, akan diselidiki lebih lanjut.
“Awalnya teman kos ada yang mencium bau tidak sedap. Kemudian melaporkannya ke ibu kos,” kata dia.
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan