SuaraBekaci.id - Cara Cek jalur penyekatan PPKM Darurat di Google Maps. Google Maps akan menampilkan jalan-jalan yang disekat masuk perbatasan Jakarta dari Bekasi, Bogor, Tangerang dan Depok.
Perlu diketahui, kasus covid-19 yang kian melonjak membuat pemerintah kembali menerapkan kebijakan PPKM (pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat) darurat di Jawa-Bali mulai Sabtu (3/7/2021). Pembatasan ini rencananya akan berlangsung hingga 20 Juli mendatang.
Setidaknya ada 407 titik pengendalian mobilitas dan penyekatan jalan. Jumlah tersebut tersebar di sejumlah titik di Jawa dan Bali. Ada 60 titik di DKI Jakarta, 20 titik di Banten, 106 titik di Bandung, dan 42 titik di Jawa Tengah.
Lalu, 6 titik di DI Yogyakarta, 161 titik di Jawa Timur, dan 12 titik di Bali. Penyekatan tersebut tersebar di area perbatasan daerah, pembatasan mobilitas di dalam kota hingga jalan tol.
Untuk mengakses informasi tersebut via Google maps, lakukanlah dengan langkah-langkah sebagai berikut.
Buka aplikasi Google Maps lalu klik ikon map atau ikon yang berbetuk kotak pada bagian kanan atas tampilan peta
Lalu akan muncul sejumlah opsi
Lalu klik Traffic (Lalu Lintas) pada pilihan dalam menu Map Details (Detail Peta)
Setelah aktif, pengguna langsung bisa melihat kondisi lalu lintas pada tampilan peta Google Maps.
Baca Juga: Kisah Ojol Penyandang Disabilitas: Rute Lebih Jauh dari Map Aplikasi, Suplemen Air Putih
Selain itu, pengguna juga dapat melihat tanda road closure atau lingkaran merah yang menandakan akses jalan ditutup.
Pengguna juga dapat melihat informasi penutupan jalan tersebut dengan mengklik tanda road closure.
Selain mendapatkan informasi, pengguna juga bisa memberikan informasi terkini kepada pengguna lain terkait penyekatan tersebut. Apakah jalan itu masih ditutup atau tidak.
Untuk mengetahui kondisi lalu lintas di wilayah lain, pengguna tinggal menggeser peta ke wilayah yang dikehendaki.
Berita Terkait
-
Cara Bikin Tren Linimasa Google Maps yang Viral, Gratis Tanpa Instal Aplikasi
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar
-
Modal Rp1 Miliar, Sindikat Upal di Serpong Cetak Uang Palsu Rp36 Miliar Buat Tipu Bank
-
KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot
-
Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Pesan Tegas Plt Bupati Bekasi: Beda Pilihan Boleh, Warga Jangan Jadi Korban!
-
Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini
-
Setelah Hampir 10 Tahun Merantau, Yuni Lestari Akhirnya Dipertemukan dengan Ibunya oleh BRI
-
BRI Perkuat Koneksi Finansial Indonesia-Taiwan melalui BRImo Taiwan
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek