SuaraBekaci.id - Anies Baswedan didoakan jadi Presiden 2024 setelah Anies ngamuk di kantor orang karena ada ibu hamil kerja saat PPKM darurat COVID-19.
Gubernur DKI Jakarta itu pun disebut Anies gubernur Indonesia. Hal itu dikatakan Anggota DPR RI Fraksi PKS Refrizal melalui cuitannya di akun Twitter pribadinya @refrizalskb pada Selasa (6/7/2021) malam.
Refrizal menyampaikan apresiasi atas aksi Anies tersebut.
"Mantap Gubernur Indonesia..," tulis Refrizal seperti dikutip Suara.com, Rabu (7/7/2021).
Refrizal tak tanggung-tanggung berikan harapan kepada Anies usai melakukan teguran kepada perusahaan tersebut dengan mendoakan menjadi presiden pada Pilpres 2024 ke depan.
"In syaa Allah 2024 jadi Presiden RI, mohon doanya," tuturnya.
Anies ngamuk ibu hamil masuk kantor. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kantor itu tidak punya tanggungjawab.
Anies ngamuk saat sidak ke salah satu kantor di Jakarta, Selasa (6/7/2021).
"Setiap hari kita nguburin orang, Pak. Bapak ambil tanggung jawab," kata Anies.
Baca Juga: Resmi! Gerbang Exit Tol Semanggi Dibuka di Hari ke-5 PPKM Darurat Jakarta
Aksi Anies sidang itu di posting dalam instagram Anies Baswedan, Selasa siang.
Anies mengatakan semua perusahaan merugi karena COVID-19. Namun perusahaan itu juga harus tanggungjawab dengan karyawannya.
"Semua buntung, Pak, nggak ada yang untung. Jangan seperti begini. Apalagi ada ibu hamil masuk," jelas Anies.
Anies menjelaskan ibu melahirkan saat COVID-19 paling susah. Bahkan ada yang meninggal dunia.
"Ibu hamil kalau kena COVID mau melahirkan paling susah. Pagi ini saya terima satu ibu hamil meninggal. Kenapa? Melahirkan, COVID," kata Anies.
Lalu Anies pun mencari HRD perusahaan tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
[CEK FAKTA] Hoaks! Anies Baswedan Serukan Gulingkan Presiden Prabowo di Artikel Suara.com
-
Tanya TK, Bukan Kampus: Mengupas Gagasan Anies Baswedan soal Ketidakjujuran
-
Asal-usul Meme 'Pokoknya Ada' yang Viral di Media Sosial
-
Momen Halalbihalal di Cikeas, Kedekatan Anies dan AHY Jadi Sorotan
-
Cikeas, Anies, dan Seni Menyembunyikan Politik di Balik Kata 'Tidak Diundang'
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
KAI Buka Layanan Klaim Pengobatan Korban Insiden Bekasi Timur: Ini Syarat dan Caranya