SuaraBekaci.id - Dafatr 4 makanan anti virus COVID-19. Salah satunya makanan khas Korea Selatan, Kimchi.
Makanan itu ada yang berbahan dasar sayuran dan juga ikan. Keempat makanan ini disebut bisa membuat imun tubuh meningkat, termasuk menenangkan pikiran.
Dokter Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit (RS) Jiwa Kota Kendari, dr. Sofyan menjelaskan stres yang berkepanjangan dapat mengganggu kesehatan fisik serta melemahkan daya tahan tubuh. Bahkan, kata dia, stres juga dapat menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan dan sistem reproduksi.
Orang yang mengalami stres secara berkepanjangan biasanya juga akan mengalami gangguan tidur.
Hanya saja, orang yang mengalami stres di tengah pandemi COVID-19 saat ini adalah hal yang wajar. Terutama jika ada keluarga, diri, tetangga, rekan kerja yang positif Corona.
"Namun yang jadi masalah kalau stres itu mengarah pada gangguan emosional seperti cemas, depresi dan sebagainya. Maka ini yang harus dicegah karena bisa menurunkan kekebalan tubuh dan berisiko terpapar COVID-19," jelasnya.
Biasanya salah satu pelarian atau sedikit meredakan stres, yaitu mengonsumsi makanan manis seperti coklat.
Namun jika terlalu banyak makan makanan manis seperti coklat, akan memicu obesitas dan penyakit lainnya. Oleh karenanya kita bisa menggantinya dengan makanan lainnya, yang juga dapat meredakan stres.
Berikut empat makanan yang dapat meredakan stres dan depresi:
Baca Juga: Kudu Ngerti Lur! Ini 4 Tips yang Harus Diperhatikan Sebelum Vaksinasi Covid-19
Chamomile merupakan ramuan obat yang telah dikenal, dan digunakan sejak zaman kuno sebagai peredam stres atau depresi secara alami. Teh dan ekstraknya telah terbukti meningkatkan tidur nyenyak, serta mengurangi gejala kecemasan lainnya.
2. Ikan berlemak
Ikan yang mengandung lemak seperti mackerel, herring, salmon dan sarden sangat kaya akan lemak omega-3 dan vitamin D, nutrisi yang telah terbukti membantu mengurangi tingkat stres dan memperbaiki suasana hati.
Omega-3 tidak hanya penting untuk kesehatan otak dan suasana hati, tetapi juga dapat membantu tubuh mengatasi perasaan depresi. Faktanya, asupan omega-3 yang rendah dikaitkan dengan peningkatan kecemasan dan depresi pada populasi barat.
3. Kimchi
Berita Terkait
-
Mengenal Paradox of Choice: Mengapa Terlalu Banyak Pilihan Malah Bikin Stres?
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
-
Sering Jadi Pemicu Keributan: Ini Alasan Istri Mudah Stres saat Melihat Suami Bersantai di Rumah
-
Resep Jitu John Herdman Taklukkan Stres Jelang Pimpin Timnas Indonesia
-
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar