Jika varian sebelumnya, "kontak dekat" merujuk pada orang yang tinggal bersama dalam kantor yang sama, keluarga, ruang pertemuan atau makan bersama dalam jarak 1 meter.
"Namun 'kontak dekat' dalam definisi baru (varian Delta) adalah merujuk pada orang yang tinggal di satu ruang/perusahaan/gedung, juga bersama orang yang terinfeksi empat hari sebelum mengalami gejala penyakit," ujar profesor yang pertama kali berpendapat masa inkubasi Covid-19 selama 14 hari itu belum lama ini.
Menjawab pertanyaan mengenai masa karantina bagi para pengguna penerbangan internasional yang memasuki wilayah daratan China, Zhong menjawab tidak memerlukan waktu lebih lama seperti varian sebelumnya.
"Oleh karena secara umum masa inkubasinya tidak lebih panjang, maka masa karantina juga tidak perlu lama. Justru yang efektif adalah meningkatkan frekuensi tesnya," ujar Direktur Pusat Penelitian Klinik Medis Penyakit Pernapasan Menular Nasional China itu.
Pendapat Zhong tersebut berdasarkan penelitian atas ditemukannya beberapa kasus varian Delta di Provinsi Guangdong, wilayah selatan China yang menerima kedatangan 90% pengguna penerbangan internasional.
Cara Isolasi Mandiri di Rumah
Kasus Covid-19 makin meningkat saja. Namun, tak semua pasien positif Covid-19 dapat melakukan perawatan di rumah sakit, hanya pasien dengan gejala sedang dan berat yang akan diprioritaskan.
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito pun menjelaskan sejumlah persiapan dan langkah yang harus dilakukan bagi masyarakat yang memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri.
"Ada beberapa hal yang harus dilakukan mereka yang positif selama isolasi mandiri, seperti istirahat cukup, konsumsi multivitamin, dan juga berolahraga," kata Wiku.
Baca Juga: Pemkot Bandar Lampung Belum Mulai Vaksinasi COVID-19 bagi Anak-anak
Selain itu, untuk meminimalisasi penularan kepada anggota keluarga lain, harus dipastikan terdapat ruangan terpisah antara individu yang melakukan isolasi dan penghuni lainnya sehingga dapat mengurangi peluang penularan. Jika terjadi gejala yang memburuk, Wiku mengingatkan agar segera menghubungi tenaga kesehatan.
Berikut hal yang harus dipersiapkan saat isolasi mandiri:
- Mempersiapkan kontak dokter, fasilitas kesehatan, kontak darurat, dan orang terdekat.
- Mempersiapkan fasilitas pokok dan pendukung isolasi, seperti obat-obatan dasar, masker, dan desinfektan, ruangan terpisah dengan ventilasi cukup, serta bantuan dari orang terdekat.
- Sedangkan hal yang harus dilakukan: Pertama, isolasi orang dengan kasus positif di ruangan yang terpisah dengan penghuni lain. Kedua, mengurangi peluang terpapar virus.
- Merawat orang dengan kasus positif sesuai prosedur.
- Menghubungi tenaga kesehatan jika terjadi perburukan gejala. Satgas mengingatkan agar masyarakat tidak panik dan tidak buru-buru ke rumah sakit bila mendapati hasil tes PCR positif.
Berita Terkait
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Polisi Dalami Keterangan Dua Pelaku Mutilasi yang Sembunyikan Korban di Freezer
-
Pembunuh Sembunyikan Mayat dalam "Freezer" Ditangkap! Ternyata Orang Dekat
-
Transaksi Keuangan Masyarakat Terbantu Berkat BRILink Agen di Bakauheni
-
Gelar Doa di Lokasi KM 50, PUI: Indikasi Pengaburan Fakta Kian Terang
-
Ini Strategi Polres Bekasi Tekan Angka Pencurian Rumah Kosong saat Lebaran