SuaraBekaci.id - Politikus Ferdinand Hutahaen mengomentari pernyataan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Ferdinand mengomentari Prabowo yang berharap agar cita-cita Presiden Soekarno dapat terwujud.
Ferdinand menyampaikan hal itu menanggapi pemberitaan tentang patung Bung Karno yang baru saja diresmikan Prabowo Subianto.
Dia menyampaikan tersebut melalui cuitan di akun twitternya. Ferdinand juga menandai akun twitter Prabowo Subianto dalam cuitannya tersebut.
"Kita semua berharap cita-cita besar Bung Karno bisa terwujud dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," cuit Ferdinand, Minggu (6/6/2021).
"Tapi mewujudkan itu bukan hanya dengan patung," sambung Ferdinand.
Selain itu, dia juga menuliskan bahwa mewujudkan cita-cita tersebut bukan dengan membuat perusahaan internal dengan melibatkan orang-orang sekitar untuk urusan negara.
"Apalagi dengan jalan membuat perusahaan internal dengan org2 sendiri untuk urusan negara. Itu kolusi yang bertolak belakang dengan cita-cita Bung Karno," demikian cuitan Ferdinand Hutahaean.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri meresmikan patung Bung Karno menunggangi kuda. Prabowo menyebut patung tersebut menggambarkan momentum Bung Karno sebagai Presiden sekaligus Panglima Tertinggi saat menjadi inspektur upacara pada 5 Oktober 1946, di Yogyakarta.
Patung Bung Karno menunggangi kuda, kata Prabowo, sengaja diresmikan bertepatan dengan peringatan hari kelahirannya yang ke 120. Selain mengundang Megawati, dalam acara tersebut turut hadir pula cucu Bung Karno sekaligus putra Megawati, yakni Prananda Prabowo
Baca Juga: Cerita Megawati Saat Bung Karno Bikin Panik Karena Tak Bisa Berkuda
"Marilah kita bersama-sama berjuang agar nilai-nilai beliau (Bung Karno) tetap akan bertahan dan dipertahankan oleh seluruh generasi-generasi penerus di hari-hari dan tahun-tahun yang akan datang. Semoga cita-cita beliau terwujud, Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri, Indonesia dihormati oleh seluruh bangsa di dunia, dan rakyat Indonesia meraih kesejahteraan kemakmuran dan keadilan," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Gus Kautsar Klarifikasi soal Namanya di Buku Islam ala Prabowo
-
Prabowo Tiba di India, RI Hadiri KTT BRICS sebagai Anggota Penuh
-
59 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi, Komnas HAM Minta Dudung Lapor ke Prabowo soal Papua
-
Prabowo Wacanakan Merger BMKG-Badan Geologi, DPR Usul BNPB Ikut Dilebur dalam Satu Kementerian
-
43 Ribu Orang Keracunan MBG, Koalisi Sipil Somasi Prabowo
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?