SuaraBekaci.id - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu mengancam untuk membawa cuitan warganet ke jalur hukum. Hal itu akan dilakukan jika warganet tersebut tidak dapat membuktikan cuitannya yang menyebut Said Didu pernah menerima fee proyek.
Said Didu menyampaikan hal itu melalui cuitannya di akun twitternya sambil menautkan cuitan warganet tersebut.
Semula, Said Didu mengunggah cuitan yang isinya tentang pengadaan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpahankam).Pada cuitannya, Said Didu menyorot soal rencana anggaran pengadaan Alpahankam sebesar Rp1.760 Triliun.
"Muncul rencana anggaran pengadaan Alpalhankam sebesar Rp 1.760 trilyun. Saat yang sama lahir PT TMI yg dipimpin oleh orang yg tercatat pengurus Gerindra sepertinya ditunjuk sebagai "pelaksana tunggal" pengadaan Alpalhankam. Ada apa dibalik ini ?," demikian cuitan Said Didu sambil menautkan video berjudul "HEBOH PROYEK JUMBO Rp 1.760 TRILIUN. MAFIA BEREBUT HARTA KARUN?", Senin (31/5/2021).
Cuitannya itu mendapatkan respons dari warganet.
Terdapat salah satu cuitan yang disorot Said Didu yakni dari akun Kindness Matter @RealSelf_TheOne.
"Sebenarnya semua nya seperti ini kok..entah oposan atau yang lagi duduk di lingkaran kekuasaan...emang lu pikir pak didu dulu ga pernah terima sama sekali fee gitu?," cuitnya.
Said Didu kembali menanggapainya. Dia meminta warganet tersebut untuk membuktikan cuitannya.
Jika tidak, dia akan membawa tuduhan itu ke jalur hukum.
Baca Juga: Tanggapi Soal Abdee Slank, Said Didu: BUMN Jadi Badan Usaha Milik Tim Sukses
"Saya sudah screen shoot. Saya berikan waktu 3 hari untuk buktikan. Jika tidak kita ketemu di jalur hukum.," cuitnya.
Berita Terkait
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
-
Said Didu Sebut Presiden Prabowo Berada di Titik "To Kill or To Be Killed"
-
Menyingkap Tabir Pertemuan Jumat Malam Prabowo Jamu 'Tamu Oposisi' di Kertanegara
-
Said Didu Ungkap Data Ngeri: Misi Utama Prabowo Rebut RI dari Cengkeraman Oligarki
-
Said Didu Sebut Luhut Lebih Percaya Xi Jinping Ketimbang Prabowo, Sinyal Bahaya bagi Kedaulatan?
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan
-
Gerakan 'Pantat Ngebor' Anwar Sanjaya Bikin MUI Meradang dan Minta KPI Bergerak
-
Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Zona Merah, JK: Pemerintah Harus Aktif
-
Terjebak 6 Jam di Jalan Mudik? Ini Cara Mengubah Waktu Macet Jadi Waktu Istirahat Produktif
-
Jangan Sampai Muntah di Jalan! Ini 8 Trik Rahasia Agar Perut Anti Mabuk Saat Mudik