SuaraBekaci.id - Politikus PDIP Dewi Tanjung berkomentar soal gugatan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur dari jabatannya. Dewi Tanjung menyemprot sekaligus Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana.
Dewi Sudjana menantang Eggi Sudjana untuk berhadapan langsung dengan dirinya. Dia juga mengungkapkan sejumlah hal mengenai Eggi Sudjana melalui akun twitternya.
"Eggi Sudjana minta Jokowi lengser, emang siapa Eggy Sudjana?, cuma sampah negara!," kata Dewi Tanjung dalam sebuah video di akun twitternya yang diunggah Rabu (26/5/2021).
Dewi Tanjung mengakku pernah membuat Eggi Sudjana mendekam di Polda Metro Jaya selama 30 hari. Dia lantas menyatakan bahwa apakah Eggi Sudjana menginginkan hal serupa.
"Manusia ini udah pernah loh Nyai masukkan ke Polda Metro Jaya. Alhamdulillah dia selama 30 hari ya sebulan di tuh pesantren Polda Metro Jaya. Ini manusia nggak ada tobat-tobat juga ya, apa dia kepengin lagi ya masuk pesantren Polda Metro Jaya? hah Eggy Sudjana?. Kau kaya orang paling benar!" katanya.
Kemudian, Dewi Tanjung menantang Eggi Sudjana untuk berhadapan langsung dengannya.
"Kalau kau berani, berhadapan dengan Dewi Tanjung Eggy Sudjana, tau nggak kau, kau tuh nggak ada apa-apanya" ujarnya.
Sebelumnya, dilansir dari terkini.id -- jaringan Suara.com, sejumlah yang mengatasnamakan diri sebagai Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) menggugat Joko Widodo alias Jokowi serta mendesak agar lekas mundur dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia. Adapun gugatan itu dilayangkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Jumat 30 April 2021.
Dalam situs PN Jakpus, gugatan itu terdaftar dengan nomor 266/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst, dengan Penggugat Muhidin Jalih dan Tergugat Presiden Jokowi.
Baca Juga: Jokowi Diminta Lengser, Dewi Tanjung Sebut Eggi Sudjana Sampah Negara
Di sana, Eggi Sudjana juga tampak menjadi salah satu penggugatnya. Sebagai informasi, ia merupakan Ketua TPUA.
Berita Terkait
-
Said Didu Prediksi Masa Jabatan Prabowo Hanya 2 Tahun, Singgung Adanya Skenario 'Kudeta Senyap'
-
Pengamat Sebut 2029 Jadi Penentu Nasib Dinasti Politik Jokowi: Kalau PSI Gagal, Wassalam!
-
Gibran Tidak Lagi Otomatis Jadi Pilihan? Prabowo Disebut Mulai Berhitung untuk 2029
-
Tas Chanel Iriana Jokowi di HUT RI 81 Sangat Langka, Harganya Bikin Tepok Jidat
-
Bukan Sekadar Simbol Politik! Gerindra Ungkap Makna Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan