SuaraBekaci.id - Politikus Ferdinand Hutahaean memberikan komentar soal pemecetan Muhammad Said Didu dari beberapa jabatan pada masa menteri dan era presiden yang berbeda.
Ferdinand Hutahaean menyampaikan hal tersebut melalui akun twitternya dengan menautkan berita tentang pemecatan Said Didu dari jabatannya sebagai Komisaris PT Bukit Asam pada era Menteri BUMN Rini Soemarno.
Selain itu, Ferdinand Hutahaean juga menautkan berita soal pemecatan Said Didu sebagai Komisaris PT Merpati Nusantara Airlines pada era Menteri BUMN Dahlan Iskan.
"Ada apa ya dengan @msaid_didu ini? dipecat berkali-kali pada era Menteri BUMN yang berbeda dan era Presiden yang berbeda," cuit Ferdinand Hutahaean.
Lebih lanjut Ferdinand Hutahaean menilai Said Didu tidak bisa bekerja. Karena, menurut dia, jika berprestasi maka Said Didu tidak selalu dipecat.
"Tampaknya memang orang ini tak bisa kerja, hanya banyak omong. Kalau berprestasi tak mungkin dipecat melulu," demikian cuitan Ferdinand Hutahaean.
Tag
Berita Terkait
-
Ajukan Rencana Produksi 2027, PTBA Minta Izin Gunakan Perusahaan Afiliasi sebagai Kontraktor
-
Said Didu Prediksi Masa Jabatan Prabowo Hanya 2 Tahun, Singgung Adanya Skenario 'Kudeta Senyap'
-
Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!
-
Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK