SuaraBekaci.id - Politikus Ferdinand Hutahaean memberikan komentar soal pemecetan Muhammad Said Didu dari beberapa jabatan pada masa menteri dan era presiden yang berbeda.
Ferdinand Hutahaean menyampaikan hal tersebut melalui akun twitternya dengan menautkan berita tentang pemecatan Said Didu dari jabatannya sebagai Komisaris PT Bukit Asam pada era Menteri BUMN Rini Soemarno.
Selain itu, Ferdinand Hutahaean juga menautkan berita soal pemecatan Said Didu sebagai Komisaris PT Merpati Nusantara Airlines pada era Menteri BUMN Dahlan Iskan.
"Ada apa ya dengan @msaid_didu ini? dipecat berkali-kali pada era Menteri BUMN yang berbeda dan era Presiden yang berbeda," cuit Ferdinand Hutahaean.
Lebih lanjut Ferdinand Hutahaean menilai Said Didu tidak bisa bekerja. Karena, menurut dia, jika berprestasi maka Said Didu tidak selalu dipecat.
"Tampaknya memang orang ini tak bisa kerja, hanya banyak omong. Kalau berprestasi tak mungkin dipecat melulu," demikian cuitan Ferdinand Hutahaean.
Tag
Berita Terkait
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan