SuaraBekaci.id - Ustadz Haikal Hassan Baras mengajak publik untuk kompak dan bersatu. Dia meminta agar publik menghentikan memanggil sesama manusia dengan sebutan yang buruk.
"STOP panggil Kadrun Cebong kampret kodok. STOP vonis Bid"ah Kafir Toghut Musyrik sesat. Yang dulu begitu, yuk sudahi. Ke depan, lebih kompak," cuit pria yang disapa Babe Haikal ini melalui akun twitternya, Sabtu (8/5/2021).
Haikal Hassan juga menyertakan sebuah video bertuliskan "Jangan Sebut Saudaramu Sengan Sebutan Hewan!!!".
Dalam video yang dia bagikan, terlihat dia tengah berbicara tentang sebutan-sebutan yang buruk itu.
Dia menyatakan, saat ini negara-negara lain ingin bersatu. Namun, di Indonesia ingin berpisah dengan sebutan-sebutan tersebut.
"Hari ini masih kaya begitu. Di negara lain masih pengin nyatu, tapi kita mau pisah. 'Ini kadrun ini, urusan kadrun ini,' saudaranya sendiri dikatain binatang. 'Ah ini kampret ini', saudara sendiri dikatain.'Ah ini cebong ini' saduranya sendiri dikatain," katanya pada video tersebut.
Dia kemudian menyatakan, bahwa sebutan-sebutan itu hina dan dilarang Al-Quran.
"Hina itu pak, itu kata-kata hina yang dilarang oleh Al-Quran," katanya.
Haikal Hassan menyatakan bahwa dirinya sudah menyampaikan penghentian penggunaan sebutan buruk itu sejak awal Pilpres.
Baca Juga: Dituding Kafir Orasi di Gereja, Gus Miftah: Kebangetan!
"Dan saya ngomong ini sejak awal-awal sebelum pilpres, hentikan-hentikan, sampai saat ini saya masih konsisten jangan sebut dan panggil saudaramu dengan sebutan hewan, jangan panggil saudaramu dengan sebutan yang buruk," ujarnya.
Dia menambahkan, bahwa sebutan kadrun dan cebong masih marak terjadi di media sosial hingga kini.
"Ada yang parah lagi ngatain saudaranya sendiri bid'ah masuk neraka, lebih parah lagi," katanya.
Dia mengajak semua pihak untuk menyudahi penggunaan sebutan-sebutan tersebut dan lebih kompak kedepannya.
Berita Terkait
-
Babe Haikal Apresiasi Langkah Bobby Nasution Majukan Industri Halal Bagi UMKM Sumut
-
Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Masih Berlaku! Promo Buy 1 Get 1 Tiket Nonton Film Kafir: Gerbang Sukma di M.Tix
-
Kafir: Gerbang Sukma, Horor Religi yang Mengusik Nurani
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Kepergok Istri Sah di Rumah Sakit, Kedok Hakim Nikah Siri Akhirnya Terbongkar
-
Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism
-
Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 Diciduk Polisi
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar