Antonio Juao Silvester Bano
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:57 WIB
ILUSTRASI Sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus menggelar demonstrasi penolakan revisi UU KPK di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (19/9). [Suara.com/Arya Manggala]

SuaraBekaci.id - Politikus PKS Mardani Ali Sera memberikan tanggapan atas beredarnya kabar Novel Baswedan dipecat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mardani Ali Sera menilai bahwa pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan revisi UU KPK untuk aspek pencegahan terlihat gimik.

Mardani menyampaikan hal itu melalui cuitan di akun twitternya dengan menautkan berita berjudul 'Beredar Isu Novel Baswedan Bakal Dipecat, Mardani Ali Sera: Pelemahan KPK Kian Terang Benderang'.

"Beberapa kali presiden menyatakan revisi UU KPK untuk menekankan aspek pencegahan, tapi terlihat gimmick karena kita liat saat ini KPK justru mengalami krisis," demikian cuitan Mardani Ali Sera, Rabu (5/5/2021).

Mardani Ali Sera mengatakan, bahwa ada yang tidak beres di internal KPK.

Cuitan Mardani Ali Sera soal kabar Novel Baswedan dipecat dari Komisi Pemberantasan Korupsi.[Twitter/@MardaniAliSera]

Hal itu dibuktikan dengan adanya pegawai yang berhenti mupun mundur dari KPK.

"Banyaknya pegawai yang berhenti maupun mundur jg memperlihatkan ada yang tidak beres di internal KPK," ujarnya.

Load More