SuaraBekaci.id - Seorang penjual ikan hias di lapangan Jatinegara, Jakarta Timur, Tresna Utama (26) menjadi korban begal di Bekasi, Jawa Barat. Dia menjadi korban begal di Jalan I Gusti Ngurah Rai RT. 10/01 Kelurahan Kranji Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi.
Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, penjual ikan hias diduga menjadi korban pembegalan 10 orang remaja yang berusia 10 sampai 15 tahun dengan menggunakan senjata tajam pada Kamis (29/4/2021) pukul 04.30 WIB.
Dia menjelaskan, peristiwa penjual ikan hias dibegal tersebut berlangsung ketika Tresna dalam perjalanan pulang dari lapangan Jatinegara ke rumahnya di wilayah Tambun Selatan.
"Tiba-tiba pelaku dari arah belakang langsung memepet korban sambil berkata 'minggr lo kalo kagak gua bacok' dan saat itu pula pelaku sudah menodongkan sajam clurit," kata Erna melalui keterangan tertulis pada Senin (3/5/2021).
Karena takut, kata Erna, akhirnya Tresan berhenti dan merobohkan sepeda motornya untuk menghindari celurit. Selain itu, dia berusaha mencabut kunci kontak sepeda motor.
"Namun pelaku lebih duluan memegang kunci kontak selanjutnya korban lari menyelamatkan diri menyeberang jalan sambil minta tolong. Namun tidak ada orang yang membantunya dan kesempatan tersebut digunakan oleh pelaku untuk melarikan diri ke arah fly over Kranji sambil membawa dagangan ikan korban yang diletakkan di rombong belakang sebelah kiri dan kanan," katanya.
Akibatnya, sepeda motor merek Yamaha Lexi dengan nomor polisi B 4671 FRE tahun 2018 warna merah yang dikemudikan Tresna dibawa kabur para remaja belasan tahun tersebut.
Erna menambahkan, Tresna menyampaikan kepada pihaknya bahwa selama ini dia melintas jalur tersebut pada jam yang sama setelah jualannya sudah sepi pengunjung.
Kasus aksi begal itu kini ditangani oleh Polsek Bekasi Kota untuk pengusutan lebih lanjut. Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dalam kejadian itu.
Baca Juga: Habis Viral, Masjid Masjid Al Amanah Izinkan Jamaah Sholat Pakai Masker
Berita Terkait
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Hati-hati! Tabung Gas Oplosan Beredar di Jabodetabek, 10 Orang Jadi Tersangka
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual