SuaraBekaci.id - Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Amerika Akhmad Salah atau Gus Sahal memberikan tanggapan soal peristiwa pengurus Masjid Al Amanah Bekasi meminta warga melepas masker saat hendak salat. Masjid tersebut diketahui berada di Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria.
Gus Sahal memberikan tanggapan dengan menunjukkan foto di akun twitternya sahal_AS. Dia menyatakan foto itu perlu ditunjukkan ke pengurus masjid di Bekasi.
Foto yang dia tunjukkan yakni sejumlah orang yang tengah salat dan mengenakan masker di Masjidil Haram.
Dia menyatakan bahwa jamaah yang salat di Masjidil Haram menggunakan masker saat salat di tengah pandemi Covid-19.
"Di masjidil haram saat pandemi jamaah yg shalat justru pada pake masker. Foto ini perlu ditunjukkan ke pengurus masjid di Bekasi tsb, yg picik tp ngegas," katanya dalam cuitan pada Minggu (2/5/2021) malam.
Sebelumnya, beredar video dengan narasi seorang pria diusir saat hendak salat menggunakan masker. Video tersebut dibagikan Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi di akun twitternya.
Dia membagikan video itu sekaligus dengan cuitan yang menarasikan bahwa orang yang hendak salat pakai masker itu diusir pengurus masjid. Eko Kuntadhi juga menyebut bahwa peristiwa itu terjadi di sebuah masjid di Harapan Indah, Kota Bekasi.
Pada video itu terlihat seorang pria duduk menggunakan masker di sebuah masjid. Dia kemudian dikelilingi sejumlah orang.
Pria itu tidak beranjak saat diajak ke kantor polii. Selain itu, pria tersebut dengan orang yang di sekelilingnhya sempat berdebat dengan suara keras.
Baca Juga: Polisi Tegur Pengurus Masjid di Bekasi yang Usir Warga Salat Pakai Masker
"Masjid di Harapan Indah, Bekasi. Pengurusnya mengusir orang yang mau sholat pakai masker. Melihat jenggot yang hanya beberapa lembar, rasanya sih, wajar cara berfikirnya amburadul," demikian cuitan Eko Kuntadhi, Minggu (2/5/2021).
Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rahmat membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, peristiwa itu terjadi Masjid Al Amanah, Kelurahan Medansatria, Kecamatan Medansatria pada Selasa (27/4/2021).
"Betul pak, Pengurus mesjid ini Ustad Abdurohman sering saya tegur, kami kasih masker dan disinfektan, waktu itu sudah ada perubahan, kemarin ada kejadian ini saya kaget juga, dan pada saat itu saya langsung tegur dan saya mediasi kedua belah pihak," ujarnya.
Berita Terkait
-
Terjepit Semalaman di Gerbong 10, Endang Jadi Korban Terakhir yang Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi
-
Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
-
Beringas Ancam Wali Kota Bekasi Pakai Sajam, Pedagang Duta Harapan Akhirnya 'Ciut' Minta Maaf
-
Tertinggi Rp6 Juta! Ini Daftar Gaji Minimum 27 Daerah di Jabar 2026, Daerahmu Urutan Berapa?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja
-
Sengketa Pipa Limbah Jababeka dan MAP, Jadi Alarm Kepastian Investasi di Kawasan Industri
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL