SuaraBekaci.id - Gempa bumi terjadi di Sukabumi, Selasa (27/4/2021). Gempa Sukabumi dirasakan sebagian besar masyarakat setempat.
Getaran gempa bumi di Sukabumi dirasakan cukup kuat oleh warga Pajampangan dan pesisir Kabupaten Sukabumi.
"Warga di sekitar Pantai Ujunggenteng, kaget merasakan getaran cukup besar sekitar 2 menit an," kata Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep Jeka kepada sukabumiupdate.com -- jaringan Suara.com, Rabu (27/4/2021).
"Kami saat ini sedang berada di sekitar pantai, memantau perkembangan," sambung Asep.
Warga Cikole, Kota Sukabumi, Annisa (25) juga merasakan gempa.
"Gempa lumayan besar dan berlangsung beberapa menit. Beberapa orang pada ke luar rumah," kata Annisa.
Sementara itu Iman Budoy Rapi lokal 08 Sukabumi mengatakan, hampir tahun semua anggota Rapi lokal 08 melaporkan ada getaran gempa di wilayah kecamatan masing- masing.
"Mulai dari Tegalbuleud, Lengkong, Ciracap, Ujunggenteng, serta Surade, getaran gempa dirasakan cukup besar, namun tidak lama, " jelasnya
Dari beberapa informasi yang diperoleh sukabumiupdate.com, gempa juga dirasakan warga luar Sukabumi seperti Jakarta, Bandung, sebagian Banteng hingga Garut.
Baca Juga: Kawasan Selatan Jawa Diguncang 2 Gempa Hari Ini, Terbaru di Sukabumi
Dalam data yang dirilis BMKG, gempa tersebut berkekuatan magnitudo 5,6 terjadi pada Selasa sore pukul 16.23 WIB.
Koordinat gempa berada di 7.86 LS, 106.87 BT atau 103 kilometer arah tenggara Kabupaten Sukabumi di kedalaman 14 kilometer. Jika dilihat di peta ada di sekitar perairan selatan Tegalbuleud.
BMKG menyatakan gempa bumi tidak berpotensi tsunami dan mengimbau masyarakat waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi.
Tag
Berita Terkait
-
Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei
-
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
-
Fakta Janggal Kematian Nizam Syafei di Sukabumi, Ayah Bahas Pemakaman Saat Anak Masih Kritis
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Zona Merah, JK: Pemerintah Harus Aktif
-
Terjebak 6 Jam di Jalan Mudik? Ini Cara Mengubah Waktu Macet Jadi Waktu Istirahat Produktif
-
Jangan Sampai Muntah di Jalan! Ini 8 Trik Rahasia Agar Perut Anti Mabuk Saat Mudik
-
9 Tips Anti Gagal Mudik Motor Jarak Jauh, Nomor 3 Sering Dilupakan!
-
9 Persiapan Wajib Sebelum Mudik Agar Rumah Aman dari Kebakaran & Pencurian