SuaraBekaci.id - Kasus pemukulan kepada driver ojol yang terjadi di Jalan Industri Pasir Gombong, Desa Pasir Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi berakhir damai. Polres Metro Bekasi melakukan mediasi kepada kedua belah pihak yang terlibat dalam video yang beredar dan viral di media sosial.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP Ojo Ruslani mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan kecelakaan lalu lintas dan pemukulan pada Senin (26/4/2021) pukul 17.30 WIB. Laporan tersebut disampaikan driver ojol yang mengalami pemukulan Agus Winarto.
Dalam laporan tersebut, disampaikan bahwa peristiwa itu bermula ketika Agus mengendarai sepeda motor bernopol B 4434 FUL dari arah Utara menuju Selatan. Saat itu, Agus membawa muatan sepeda angin.
Saat sampai di lokasi kejadian Agus, mendahului mobil merek Daihatsu Xenia bernopol B 2778 FVI dari sebelah kiri. Mobil tersebut dikemudikan Musa dan berpenumpang Imam Hady.
"Sepeda motor tersebut membetur bagian samping sebelah kiri dari kendaraan Daihatsu Xenia. Namun saat itu pengendara sepeda motor tetap jalan dan kemdian dikejar pengemudi kendaraan Daihatsu Xenia," kata Ojo melalui keterangan tertulis yang diterima SuaraBekaci.id, Selasa (27/4/2021).
Setelah itu, Agus pun menghentikan sepeda motornya dan Musa bersama Imam turun dari mobil. Mereka bertiga terlibat adu argumen.
"Sehingga terjadi pemukulan yang dilakukan oleh saudara Musa, setelah itu keduanya juga langsung saling memaafkan dan masing-masing melanjutkan perjalanan," ujarnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, kata Ojo, pihaknya menerima laporan Agus, mendatangi TKP, memeriksa kendaraan yang terlibat serta memeriksa saksi-saksi.
"Lalu, melakukan mediasi dengan mengundang masing-masing pihak. Dan hasil kesepakatan telah selesai (berdamai)," katanya.
Baca Juga: Viral Bocah Berjaket Ojol Antre Sambil Berjongkok, Gesturnya Diperdebatkan
Berita Terkait
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Videonya Viral, Tradisi Santri Jongkok Saat Guru Lewat di Ciamis Tuai Pro Kontra
-
Viral Lagu 'Erika' dari Mahasiswa Tambang ITB Dikecam karena Liriknya Mesum
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Emosi Meledak, Detik-Detik Korban Pelecehan FH UI Pingsan di Hadapan Pelaku
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031