SuaraBekaci.id - PU (15), anak di bawah umur diduga menjadi korban asusila pemuda berinisial AT (21), anak anggota DPRD Kota Bekasi. Dia dipacari pemuda tersebut dan dijadikan PSK online atau biasa disebut cewek open BO.
Dia mengaku terejerumus dalam dunia prostitusi online setelah dijadikan cewek Open BO karena diiming-imingi menjadi pekerja di warung pisang goreng. Hal itu disampaikan PU kepada Komisioner Bagian Hukum KPAD Kota Bekasi Novrian.
Novrian mengatakan, peristiwa itu bermula ketika AT berpacaran dengan PU.
Lalu, AT menjanjikan PU untuk bekerja di tempat usaha pisang goreng. Lalu, dia meminta korban untuk tinggal bersama di kos-kosan di sekitar Kota Bekasi dengan dalih agar lebih dekat saat bekerja.
Bisnis pisang goreng itu tak kunjung dilakukan. Terduga pelaku jusru menjadikan korban cewek open BO melalui aplikasi MiChat.
AT diduga memanfaatkan PU. Karena, uang hasil dari prostitusi online tersebut tidak diberikan ke PU.
"Selama ini pas saya tanya, kamu megang uang engga? engga, saya engga megang uangnya yang megang uang itu pelaku (pengakuan korban ke KPAD)," jelasnya.
Saat itu, kata Novrian, PU tidak merasa sebagai korban eksploitasi. Namun, setelah diberikan pemahaman dia baru menyadarinya.
"Kondisinya memang anak ini sudah di pengaruhi, akhirnya (kami) berikan pemahaman, akhirnya dia sadar, oh iya ternyata itu (indikasi) eksploitasi," jelasnya.
Baca Juga: Remaja Korban Asusila di Bekasi Diminta Layani 5 Orang Setiap Hari
Kontributor : Imam Faisal
Tag
Berita Terkait
-
Dinar Candy Tolak Tawaran Kencan Rp1 Miliar: Aku Gak Jualan, Rezekiku Masih Banyak
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan