SuaraBekaci.id - Seorang warga Bekasi, Ipih Inan Jaya (40) tewas tersengat listrik. Ipih Inan Jaya tersengat listrik saat memperbaiki lampu jalan di Perumahan Puri Gading Villa Ciater, Blok C RT 03 RW 10, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Minggu (11/4/2021).
Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, peristiwa bermula saat warga setempat meminta pertolongan Ipih untuk memperbaiki empat lampu jalan yang menempel di tiang listrik.
Selanjutnya, Ipih menyanggupi permintaan warga. Kemudian, dia mengajak temannya untuk membantu memperbaiki lampu yang rusak.
Dia berhasil memperbaiki lampu di tiang listrik pertama. Kemudian, dia melanjutkan untuk memperbaiki lampu di tiang kedua.
Nahas, saat hendak memperbaiki lampu di tiang berikutnya, tiba-tiba korban tidak sadarkan diri hingga tubuhnya bersandar di kabel tiang tersebut.
"Korban dipanggil oleh temannya beberapa kali namun korban tidak merespon panggilan temannya itu," ucapnya.
Teman korban, Reno Supriyanto (27) langsung melaporkannya kepada pihak Kepolisian Sektor Pondok Gede.
Tak berselang lama petugas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengevakuasi korban sekaligus mengumpulkan data dan keterangan dari beberapa saksi di lokasi kejadian.
Erna mengatakan saat ini korban sudah dibawa ke RSUD Kota Bekasi dan dengan membuat surat pernyataan. Pihak keluarga, kata Erna, mengaku ikhlas atas meninggalnya korban.
Baca Juga: Disnaker Bekasi Bolehkan Pengusaha Bayar THR Secara Bertahap
"Keluarga korban tidak memperkenankan untuk dilakukan visum dan tidak akan menuntut secara hukum karena menganggap kematian korban merupakan musibah," ujarnya.
Berita Terkait
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan