SuaraBekaci.id - Beredar sebuah video rekaman kamera CCTV seorang pemotor diduga menghipnotis tukang kerupuk sedang berada di pinggir jalan. Pada keterangan video disebutkan bahwa peristiwa itu teradi di Jalan Petukangan, Kebayoran Lama namun belum diketahui kapan peristiwa tersebut terjadi.
Video dugaan aksi pemotor hipnotis tukang kerupuk itu kemudian viral di media sosial. Salah satu akun yang membagikannya yakni @kamerapengawas.
Terlihat terdapat seorang tukang kerupuk tengah berada di pinggir jalan. Dia nampak sedang merapihkan barang dagangannya.
Kemudian, seorang pemotor nampak menghentikan kendaraan di dekat gerobak tukang kerupuk itu. Dia kemudian mendekati tukang kerupuk dan berbincang.
Pemotor tersebut lalu terlihat membuka topi dari tukang kerupuk tersebut. Lalu, dia menggeledah dan nampak meminta tukang kerupuk itu membuka tasnya.
Tidak sampai di situ, pemotor yang menggunakan helm tersebut juga terlihat berupaya meminta tukang kerupuk itu menyerahkan dompet yang berada di saku celana bagian belakang.
"Beredar sebuah rekaman CCTV tukang kerupuk jadi korban hipnotis. Tampak pelaku mengambil dompet dan tas korban. Warganet mengutuk tindakan pelaku yang merampas harta milik korban yang tak seberapa itu," tulis keteragan video yang diunggah akun @kamerapengawas, Jumat (9/4/2021).
Setelah mendapatkan barang-barang tersebut, pemotor itu lalu kembali ke arah sepeda motor dan meninggalkan tukang kerupuk tersebut.
Video itu memunculkan beragam reaksi dari warganet. Sebagaian besar warganet mengutuk tindakan dari pemotor tu.
Baca Juga: Warga di Karo Jadi Korban Hipnotis, Uang-Perhiasan Senilai Rp 500 Juta Raib
"Lakatullah," tulis @ind*****.
"Ya ALLAH... Dzolim Banget! Nyari sendiri aja yang halal," tulis @rah*****.
Selain itu, juga terdapat warganet yang mendoakan agar pemotor yang diduga melakukan hipnotis itu segera sadar.
"Ya Allah berikan kelimpahan rezeki bagi bapak itu...dan sadarkan pelaku nya," tulis @akm*****.
Berita Terkait
-
Bakal Numpang Sekolah, Pemkot Jaksel Siapkan Bus dan Mikrotrans Bagi Siswa Dua SD Kebayoran Lama
-
Kejar Percepatan Pembangunan, Disdik Jaksel Relokasi Dua SD di Kebayoran Lama Selatan
-
Geger 995 Senjata Api di Sekolah Jaksel, Komisi III DPR Desak Polisi Bongkar Jaringan Pelaku
-
Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara