SuaraBekaci.id - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Tirta Bhagasasi memberikan diskon 50 persen dari biaya normal Rp 2,5 juta bagi warga yang hendak memasang instalasi air.
Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim mengatakan, diskon tersebut sengaja diberikan untuk menggaet palanggan baru.
Pemberian diskon itu diberikan melalui program Bulan Diskon yang akan digelar pada pertengahan hingga April 2021.
Selain untuk pemasangan instalasi air, kata Usep, PDAM Tirta Bahagasasi juga memberikan diskon untuk penyambungan kembali, hingga diskon balik nama pelanggan.
Usep menyatakan, bagi pelanggan eksis yang jaringannya terputus dapat mengajukan penyambungan kembali dan tidak dikenakan biaya dari biaya normal sebesar Rp500 ribu. Begitu juga dengan pelanggan yang ingin melakukan balik nama.
"Di luar program promosi ini pelanggan dikenakan biaya sebesar Rp75 ribu jika ingin balik nama, kalau di periode Bulan Diskon kami gratiskan. Warga dapat memanfaatkan secara maksimal program promosi ini, karena banyak diskonnya," kata Usep dilansir dari Antara.
Usep mengatakan, saat ini PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi telah memiliki 259.362 pelanggan baik di Kota maupun Kabupaten Bekasi.
Pihaknya menargetkan 5.000 pelanggan baru dari program Bulan Diskon ini.
"Saya optimistis tahun ini PDAM Tirta Bhagasasi bisa menembus 300.000 pelanggan. Akselerasi sambungan salah satunya dari program ini," ucapnya.
Baca Juga: Jelang Paskah, Polisi Sterilisasi Gereja Santo Arnoldus Janssen Bekasi
Selain melalui program Bulan Diskon, perusahaan daerah air minum dengan pelanggan terbesar se-Jawa Barat itu juga menargetkan mendapat tambahan pelanggan baru dari pengembang properti serta kawasan permukiman lainnya.
Usep menyebut sedikitnya 12.000 calon pelanggan dari kawasan industri dan permukiman Jababeka sudah masuk ke dalam daftar pelanggan baru. Jumlah serupa juga telah terkonfirmasi menjadi pelanggan baru di Kawasan BTS Tambun.
Kemudian 7.000 calon pelanggan baru dari Perumahan Grand Cikarang City, 5.000 pelanggan dari Perumahan Grand Wisata Tambun, 7.000 dari wilayah Kecamatan Cikarang Selatan dan Cibarusah, serta 5.000 pelanggan dari Kecamatan Sukatani.
"Selebihnya dari kita, calon pelanggan yang meminta pemasangan instalasi baru di masing-masing kantor cabang kami," kata dia.
Berita Terkait
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pilkades Serentak Bekasi 2026 Diundur
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan