SuaraBekaci.id - Menkopolhukam Mahfud MD menyebut nama Presiden ke-6 RI yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dan Kepala Staf Presiden yang belakangan terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa atau KLB Deli Serdang.
Menkopolukam Mahfud MD menyatakan bahwa SBY dan Moeldoko merupakan sahabatnya.
Mahfud MD mengaku mengenal SBY dan Moeldoko sebagai pejuang yang memiliki dedikasi untuk kemajuan Indonesia.
"Pak SBY dan Pak Moeldoko adalah sahabat saya yang saya kenal sebagai pejuang-pejuang yang penuh dedikasi untuk kemajuan Indonesia," kata Mahfud MD melalui akun twitternya @mohmahfudmd, Rabu (31/3/2021).
Dirinya pun menyatakan kalau dirinya dengan SBY dan Moeldoko juga memiliki sahabat lain.
"Kami bertiga juga punya sahabat lain, yakni, hukum," kata Mahfud MD.
Diketahui, pelaksanaan KLB Deli Serdang dinilai tidak sah karena tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) Partai Demokrat yang telah diakui sah pemerintah. Kendati demikian, hasil KLB Deli Serdang tetap didaftarkan ke Kemenkumham.
Beberapa waktu lalu, Mahfud MD menyampaikan kalau Pemerintah akan mengambil keputusan sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) Partai Demokrat.
"Pak Yasona dua hari yang lalu, hari Kamis pagi, saya undang ke kantor saya, saya tanya gimana pak perkembangannya?. 'Sudah pak menko, pokoknya sesuai arahan presiden, bahwa kita akan menerapkan aturan-aturan yaitu Undang-Undang Kepartaian dan AD ART Partai Demokrat yang berlaku'. Karena berisiko kalau keluar dari itu nanti macem-macem ininya," kata Mahfud MD dalam video yang dibagikan Kepala Bappilu Partai Demokrat Andi Arief.
Baca Juga: Rocky Gerung: Kenapa Ada Bom Gereja Makassar saat Sidang Rizieq Bergulir?
Tag
Berita Terkait
-
Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo
-
SBY Buka Suara Terkait 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Singgung Investigasi PBB dan Mandat UNIFIL
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput
-
JK Sebut Konflik Papua: Kalau Konflik Selesai, Masalah Kemanusiaannya Juga Ikut Selesai
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan