SuaraBekaci.id - Dishub Kota Bekasi resmi melaporkan pria yang viral karena marah-marah dan merusak rambu lalu lintas di Jalan KH Noer Alie dekat Jembatan Grand Kamala Lagoon, Bekasi Selatan, Kamis (25/3/2021).
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dishub Kota Bekasi Teguh Indrianto menyatakan, identitas pria yang dilaporkan ke polisi itu belum diketahui. Pihaknya melaporkan pria itu karena merusak rambu-rambu lali lintas.
Pihaknya menyerahkan bukti berupa jenis dan nomor polisi mobil yang digunakan pria viral yang mengamuk itu.
Kemudian, kata Teguh, pihaknya juga menyertakan video rekaman aksi perusakan rambu-rambu yang dilakukan pria viral tersebut.
"Kami sudah melakukan laporan polisi. Intinya kita ke langkah hukum selanjutnya," kata Teguh.
Dia menjelaskan, pengendara yang sempat marah-marah hingga merusak rambu jalan dilaporkan atas dugaan pengrusakan fasilitas negara.
"Pengrusakan fasilitas negara," ujarnya.
Pelaporan polisi itu telah disampaikan dengan nomor laporan LP/844/K/III/2021/SPKT/Restro Bks Kota tanggal 25 Maret 2021. Pada surat tanda penerimaan laporan disampaikan bahwa Dishub Kota Bekasi memasang rambu larangan berputar di lokasi tersebut pada Senin (22/3/2021).
Kemudian, hari ini, warga terlapor mengendarai Mobil Toyota Hardtop warna putih merasa keberatan dengan larangan berputar. Sehingga, mematahkan rambu larangan berputar tersebut.
Baca Juga: Dishub Kota Bekasi Laporkan Pria Viral yang Rusak Rambu Jalan ke Polisi
Sebelumnya, Beredar sebuah video yang menunjukkan seorang warga marah-marah di jembatan Grand Kamala Lagoon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Video warga yang terlihat marah dan melepas rambu itu kemudian dibagikan akun instagram @bekasi_24_jam.
Dalam video tersebut nampak warga berbincang dengan petugas Dishub Kota Bekasi. Kemudian, dia berjalan menuju sebuah rambu di sisi selatan jalan kalimalang dekat jembatan Grand Kamala Lagoon.
Sesampainya di rambu, dia terlihat berusaha mencabut rambu tersebut dan mendorongnya ke arah-arah kali.
Kemudian, melintas mmobil Disub dengan logo DKI Jakarta. Pengendara mobil berseragam itu berbincang dengan warga yang terlihat marah tersebut.
"Jangan nyusah-nyusahin masyarakat, jangan nyusah-nyusahin masyarakat," kata pria dalam video tersebut.
Berita Terkait
-
Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?
-
Hajatan Berujung Duka, Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman
-
Viral di TikTok! Niat Donasi di Mall Malah Berujung Tutup Rekening: Hati-Hati Jebakan Auto-Debit
-
Kekayaan Pinkan Mambo yang Viral Live Ngamen di Pinggir Jalan
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta