SuaraBekaci.id - Mantan Ketua DPR Marzuki Alie mengungkap adanya mahar politik dan pungutan rutin partai. Pria yang dinobatkan sebagai ketua Dewan Pembina Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang ini mengungkapkan hal tersebut melaui kanal YouTube Bang MA Official.
Pria yang dipecat dari Partai Demokrat ini mengungkap, bahwa selama ini terdapat mahar politik dan pungutan rutin kepada partai di derah. Pungutan tersebut, kata dia, dikumpulkan melalui fraksi, ke pengurus partai dan dilanjutkan ke Jakarta.
"Para kader yang saya hormati, saya ingin menyampaikan adanya mahar politik kepada kader, adanya pungutan-pungutan rutin kepada daerah melalui fraksi, partai lalu ke Jakarta," kata Marzuki Alie dikutip dari tayangan kanal YouTube Bang MA Official, Selasa (23/3/2012).
Dia mengatakan, hal tersebut akan melahirkan kader partai yang menjabat sebagai anggota legislatif melakukan tindakan korupsi.
"Karena apa, tidak mungkin gaji anggota dewan mampu menutupi perjuangan di daerah," kata Marzuki Alie.
Dia meyatakan, kontestasi yang sebenarnya berada di akar rumput yang dilakukan para ketua dan pengurus partai tingkat daerah.
"Harusnya energi itu yang ditambahkan kepada daerah. Orang pusat lah yang seharusnya memberikan energi itu kepada daerah, agar membangkitkan semangat, meningkatkan motivasi untuk memenangkan partai pada kontestasi yang akan datang," tuturnya.
"Tetapi manakala energi ini diserap ke atas. Ketidakmampun dan semakin lama semakin lama tentu ada usaha lain untuk menutupi itu. Itu lah biang keladi munculnya koruptor," sambung Marzuki Alie.
Baca Juga: Jubir Kubu Moeldoko: DPP Pimpinan AHY dan Majelis Tinggi SBY Sudah Tak Ada
Berita Terkait
-
NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!
-
Profil Eli Fitriyana: DPRD Diduga Pakai Ijazah Palsu, Punya Kekayaan Miliaran
-
Lukisan 'Kuda Api' Karya SBY Laku Rp6,5 Miliar untuk Aksi Kemanusiaan
-
Menko AHY Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026: Fokus Infrastruktur dan Diskon Tiket
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?
-
Sesar Lembang Bisa Picu Gempa Magnitudo 7, Warga Bandung Raya Harus Siap Siaga!
-
36 Penerima Beasiswa LPDP Diperiksa, 4 Orang Wajib Kembalikan Dana Hingga Rp2 Miliar