SuaraBekaci.id - Seorang anak bernama Raffy Fadhillah memberikan pesan haru untuk penumpang ayahnya yang merupakan sopir taksi online. Siswa kelas VII SMP Bandung itu menuliskan pesan haru karena khawatir terjadi penyebaran Covid-19.
Raffy mengaku khawatir selama pandemi Covid-19. Terlebih ayahnya, Mamad Suhaeri harus bertemu dengan penumpang setiap harinya.
Perasaan warga Kota Bandung ini berkecamuk setiap kali sang ayah pergi melangkahkan kaki melewati pintu rumah untuk mencari nafkah.
"Takut terpapar karena (pekerjaan ayah) beresiko," kata Raffy dilansir dari AyoBandung.com -- jaringan Suara.com, Sabtu (20/3/2021).
Raffy juga menuliskan pesan untuk para penumpang ayahnya. Isinya, tentang ajakan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
Dia menuliskan pesannya di atas secarik kertas dan ditempel di sekat antara kursi pengemudi dan penumpang. Harapannya, agar bisa sama-sama melindungi dari bahaya Covid-19.
Dirinya berharap agar penumpang mengurangi kontak langsung dengan melakukan pembayaran menggunakan metonde online.
Begini bunyi pesan yang ditulis Raffy:
Para penumpang yang budiman, perkenalkan saya Muhamad Raffy Fadhillah, umur 13 tahun kelas VII SMPN 29 Bandung, anak pertama dari Bapa Mamad Suhaeri. Ayah saya adalah driver GoCar. Saya hanya mau mengingatkan kepada bapak/ibu, kayak, dan adik, bahwa di GoCar ini tersedia tissue hand sanitizer silahkan bapak/ ibu ambil dan pakai secukupnya.
Baca Juga: Fakta Lengkap Penembakan Sopir Taksi Online di Lampung
Alangkah baiknya dalam pembayaran menggunakan GoPay/non tunai agar tidak ada kontak fisik secara langsung. Jangan lupa untuk selalu memakai masker, apabila selama ayah saya menjadi driver bapak ibu dan kakak tidak memakai masker tolong diingatkan.
Karena saat ini sedang pandemi, mari kita bersama sama untuk saling mengingatkan dan selalu mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai virus corona, sekian dari saya salam sejahtera dan sehat selalu, sekian dari saya. Salam sejahtera dan sehat selalu, semoga pandemi cepat berlalu.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Kirim Ancaman ke Persija Jakarta, Posisi Puncak Klasemen jadi Bidikan
-
Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib
-
Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia
-
Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang
-
Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel