SuaraBekaci.id - Eks Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu mengkritik Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Keduanya dikritik dengan kapasitas mereka sebagai pimpinan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).
Said Didu menuding Moeldoko dan Prabowo diam saat petani sedang mengalami kesulitan. Hal itu disampaikan Said Didu melalui akun twitternya @msaid_didu.
Semula, dia meminta agar Moeldoko dan Prabowo membantu petani yang kesulitan pupuk subsidi.
"Jendral (purn) @Dr_Moeldoko, Letjen (purn) @prabowo yth, sebagai pimpinan HKTI, jika berkenan dan masih memihak petani, mohon bantu petani yang saat ini sedang kesulitan pupuk subsidi, harga padi anjlok dan saat yang sama impor beras dibuka. Semoga bapak berkenan, mau, dan berani bela petani," demikian cuitan Said Didu melalui akun twitternya.
Lalu, Said Didu melayangkan kritik kepada Moeldoko dan Prabowo. Dia menilai Moeldoko dan Prabowo diam saat petani sedang kesulitan. Said Didu juga meminta keduanya berhenti 'menjual' nama petani.
"Jendral (purn) @Dr_Moeldoko dan Letjen (purn) @prabowo setahu saya sama2 mengaku pimpinan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tapi diam saat petani kesulitan seperti saat ini. Juga diam saat impor yg memukul produk petani dibuka.Berhentilah "menjual" nama petani," katanya.
Berita Terkait
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Pemerintah Siapkan Bansos dan Stimulus Nataru
-
Wantimpres Diisi Banyak Tokoh Nasional, Prabowo Beri Sanjungan: Ngeri
-
Prabowo Tegaskan Tak Akan Buka Hutan Primer demi Kejar Target Pangan
-
Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Instruksikan Bersih-bersih Total
-
Prabowo Sering Dapat Laporan Ekonomi RI Baik-baik Saja, Purbaya: Pejabat Lapor Asal Bapak Senang
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK