SuaraBekaci.id - Seorang mahasiswa menggagalkan aksi dua pemobol rumah yang kabur usai kepergok mencuri. Dua pencuri tersebut yakni Jacky Wijaya (38) dan Hendri (35).
Kedua orang tersebut membobol rumah di Jalan Al Hidayah 2 RT 02/02 Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Mereka mengambil handphone Merk Oppo A37, uang tunai sebesar Rp 534.000, 1 buah kalung emas dan 1 buah cincin emas.
Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, aksi Jacky dan Hendri membuat korban mengalami kerugian sebesar Rp 4.434.000.
Kawanan tersebut beraksi pada Rabu (3/3/2021) pukul 10.00 WIB. Aksi mereka dipergoki seorang mahasiwa bernama M. Iqbal.
Setelah itu, Jacky dan Hendri melarikan diri menggunakan sepeda motor. Iqbal pun mengejarnya menggunakan sepeda motor sambil meneriaki mereka.
Teriakan Iqbal memancing perhatian warga sekitar. Seorang warga yang merupakan mahasiswa bernama Aulia ikut mengejar Jacky dan Hendri.
"Pelaku berhasil tertangkap dikarenakan Saksi 2 (Aulia) menabrakan sepeda motornya ke arah sepeda motor pelaku," kata Erna, Kamis (4/3/2021).
Setelah jatuh dari sepeda motor, kedua pelaku ditangkap warga kemudian diamankan ke Polsek Pondok Gede setelah pemilik rumah melaporkan kejadian tersebut.
"Atas kejadian tersebut kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pondok Gede. Kemudian Piket Reskrim dan Buser Cek TKP dan membawa Pelaku ke Polsek Pondok Gede," ujarnya.
Baca Juga: Dua Pembobol Rumah di Pondok Gede Bekasi Ditangkap
Pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti dari peristiwa tersebut. Yakni, uang tunai sebesar Rp 534.000 , 1 buah cincin emas, 1 buah kalung emas, 1 unit sepeda motor merek Honda Beat warna hitam B 3042 ENP, 2 buah obeng, 2 buah Handphone Nokia dan 1 buah kunci letter L.
Berita Terkait
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan