SuaraBekaci.id - Politikus Ferdinand Hutahaean memberikan tanggapan terkait dengan penetapan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah sebagai tersangka. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK RI.
Mantan Politikus Partai Demokrat ini menyampaikan komentarnya melalui akun twitter pribadi @FerdinandHaean3.
"Nurdin Abdullah resmi menjadi TERSANGKA suap setelah diperiksa oleh @KPK_RI dan dengan keterangan saksi serta alat bukti yang cukup maka statusnya dinaikkan menjadi TSK," cuit akun twitter Ferdinand Hutahaean dikutip Suara.com, Minggu (28/1/2021) .
Meskipun demikin, Ferdinand mengaku tidak bangga dengan prestasi tersebut.
"Saya tidak bangga melihat ini, kecuali KPK menelisik APBD DKI Jakarta sprt dana Formula E..!," tulis akun yang yang memiliki puluhan ribu pengikut itu.
Diketahui, Gubernur Sulel Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap pada Minggu dinihari.
Dalam konferensi pers, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan selain Nurdin, ada dua tersangka lagi yaitu ER dan AS.
Nurdin Abdullah dan ER jadi tersangka penerima suap, sementara AS menjadi tersangka pemberi suap.
KPK berharap parsitipasi masyarakat dan juga mengucapkan terimakasih kepada publik yang telah membantu pemberantasan korupsi.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah: Saya Ikhlas Menjalani Proses Hukum
Tag
Berita Terkait
-
Ferdinand: Polri Tetap di Bawah Presiden, Jangan Kerdilkan Institusi
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Kericuhan di Makassar Renggut 4 Nyawa, Gubernur Sulsel Minta Semua Menahan Diri
-
Pipa Minyak Bocor, Gubernur Sulsel: PT Vale Bertanggungjawab
-
Pajak PBB Bone Melonjak Picu Demo! Gubernur Sulsel Turun Tangan
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Ini Kota Tujuan Favorit Penumpang KA Selama Libur Panjang
-
Libur Panjang Isa Al-Masih: Simak Jadwal One Way di Jalur Puncak Bogor Terbaru
-
Juri LCC Empat Pilar Kalbar Berpihak? Ini Penjelasan Sekjen MPR RI
-
Alarm Darurat! 80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Menkomdigi: Ini Kehancuran!
-
Update Investigasi Kecelakaan Maut Kereta Api Bekasi: KNKT Ungkap Peran 'Black Box' Taksi Listrik