SuaraBekaci.id - Empat pria yang tergabung dalam komplotan maling mobil lintas provinsi ditangkap. Mereka ditangkap Polres Cirebon Kota setelah beraksi menjadi maling mobil di Kota Cirebon, Bekasi, Jakarta dan Semarang.
Dua dari empat pelaku maling mobil lintas provinsi ini ditembak karena sempat melakukan perlawanan saat ditangkap.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan mengatakan, empat orang tersangka itu memiliki peran masing-masing.
Dua orang yang menjadi tersangka utama yakni US dan AR. Mereka bertugas mencuri mobil jenis minibus dan bak terbuka.
Waktu yang mereka butuhkan untuk mencuri satu unit mobil hanya sekitar 15 menit.
Kepada polisi mereka mengaku sudah beraksi di beberapa lokasi. Seperti Semarang, Kota Cirebon, Jakarta, dan Bekasi.
"Bisa dikatakan mereka ini spesialis pencuri mobil lintas provinsi," kata Imron dilansir dari Antara, Selasa (16/2/2021).
Mereka berdua ditembak polisi di bagian kaki karena melawan petugas.
Sementara dua orang lainnya berperan sebagai penadah mobil hasil curian. Mereka selalu membeli mobil hasil curian dari US dan AR seharga Rp20 juta per unit.
Baca Juga: Pemkab Bekasi Tutup Masjid di Kawasan Zona Merah COVID-19
Dari keempat tersangka, pihaknya menyita beberapa barang bukti yakni kunci leter T, empat unit mobil beserta kuncinya dan lainnya.
"Tersangka kita kenakan Pasal 367 KUP dan 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun," katanya.
Berita Terkait
-
KPK Periksa Sekretaris Camat dan 5 Direktur Swasta dalam Kasus Korupsi Bupati Bekasi
-
Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan
-
Lingkaran Setan Suap Bupati Bekasi, KPK Panggil 5 Bos Proyek dan Sekcam Sekaligus
-
Semua Gerak-gerik Ayah Bupati Bekasi Dikuliti KPK Lewat Sopir Pribadi
-
KPK Duga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terima Uang Rp600 Juta dari Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar