SuaraBekaci.id - Polisi mengungkap kasus pembunuhan wanita dalam kamar Hotel Royal Phoenix di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, Jawa Tengah. Polisi mengungkap kasus tersebut setelah pelaku menangkap tersangka pembunuhan, Okta Apriyanto (30).
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi membeberkan kronologis peristiwa penemuan mayat wanita di dalam kamar Hotel Royal Phoenix tersebut.
Dia menjelaskan, peristiwa bermula saat korban bernama Nuraeni (30) cemburu dengan Okta Apriyanto. Sikap cemburu itu membuat Okta Apriyanto emosi dengan Nuraeni.
"Pelaku emosi, kemudian mencekik korban sebelum akhirnya dibenturkan ke lantai," katanya dilansir dari Antara, Jumat (12/2/2021).
Okta Apriyanto sudah menginap selama sepekan di Hotel Royal Phoenix. Setelah membunuh, dia memasukkan tubuh Nuraeni ke dalam lemari.
Jasad Nuraeni pertama kali ditemukan oleh pegawai hotel dan disampaikan ke pemilik hotel untuk selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Alhasil, Okta Apriyanti ditangkap enam jam setelah kabur dari lokasi kejadian.
"Tersangka ditangkap saat kabur ke Wonosobo," katanya pula.
Okta Apriyanto kini telah ditahan pihak kepolisian. Atas perbuatannya, Okta Ariyanto dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian.
Baca Juga: 6 Jam Kabur, Pembunuh Wanita Dalam Lemari Hotel Royal Phoenix Diringkus
Tag
Berita Terkait
-
Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW
-
Menikmati Karya Sang Buddha dari Hamparan Sawah Semarang
-
Championship 2026/2027 Resmi Dimulai, PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru Jadi Laga Pembuka
-
Punya Potensi Air Hujan Besar: Mengapa Semarang Hanya Bisa Manfaatkan 27 Persen?
-
Mahjong Kembali Populer, Kini Jadi Pilihan Aktivitas Sosial di Tengah Era Digital
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Air Danau Bekas Galian Jadi Air Siap Minum untuk Warga Kekeringan di Bekasi
-
MUI Bekasi Dorong Pendekatan Ini Lindungi Remaja dari Pergaulan Menyimpang
-
Warga Jakarta Gelar Salat Istisqa Minta Turun Hujan
-
Transformasi Mulai Berdampak, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang