SuaraBekaci.id - Seorang remaja bernama Radika Wahyu dikeroyok sekelompok pemuda usai menyelamatkan seorang perempuan. Remaja tersebut menjadi korban pengeroyokan di Madiun.
Warga Kota Madiun, Radika Wahyu dikeroyok tiga orang pemuda Kabupaten Madiun yang sebelumnya terlihat cekcok dengan seorang perempuan. Radika dikeroyok Rendra Agus Saputra (24), Mursid Tri Prasetyo (20) dan Erwin Rizki Ganinda (23).
Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Fatah Meilana mengatakan, kejadian itu bermula saat Radika bersama temannya Yohanes Yopi Saputra mengendarai sepeda motor dari Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.
Mereka hendak pulang ke rumahnya di Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun usai latihan reog.
Dalam perjalanan, mereka melihat seorang perempuan dibuntuti seorang laki-laki mengendarai sepeda motor Satria FU di Jalan Ciliwung Selatan.
“Saat itu, korban melihat perempuan dibuntuti seorang pria. Korban dan saksi mengira mereka sepasang kekasih yang sedang bertengkar,” kata Fatah dikutip dari Solopos.com -- jaringan Suara.com, Rabu (10/2/2021).
Radika berhenti dan menanyakan ke laki-laki yang mengendarai sepeda motor Satria FU.
“Korban tanya ke pemuda itu dengan pertanyaaan, ada apa mas? Kemudian dijawab pemuda itu tidak apa-apa mas. Selanjutnya, korban dan saksi tertawa dan melanjutkan perjalanan,” jelas Kasatreskrim.
Tidak lama kemudian, Radika mendengar perempuan itu berteriak. Dia langsung putar balik dan menghampirinya.
Baca Juga: Keluarga Pelaku Pengeroyok TNI Diteror, Ini 3 Permintaan ke Gubernur
“Kemudian pemuda yang naik Satria FU itu bilang ke korban supaya tidak usah ikut campur,” kata dia.
Radika justru terlibat cekok laki-laki dan perempuan itu hingga terjadi aksi saling dorong yang membuat perempuan itu tersungkur dan mengakibatkan sepeda motor Satria FU juga ikut terjatuh. Yohanes kemudian melerai perseturuan antara korban dan pemuda itu.
Setelah itu, lak-laki yang mengendarai sepeda motor merek Satria FU pergi. Radika dan Yohanes kembali melanjutkan perjalanan.
Mereka kemudian berhenti di Jalan Taman Praja untuk buang air kecil. Tiba-tiba para pelaku datang dan mengeroyok Radika.
“Untuk saksi saat diserang bisa menghindar hingga akhirnya bisa melarikan diri. Saksi mengetahui saat para pelaku itu memukuli korban,” jelas Fatah.
Usai dikeroyok, Radika melaporkannya ke Polres Madiun Kota. Polisi langsung melakukan pengembangan dan menangkap ketiga pelaku.
Berita Terkait
-
Keroyok Pemotor Gunakan Batu, Polisi Ringkus 3 Pak Ogah di Tubagus Angke Jakarta Barat
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Nasib 6 Polisi Pengeroyok Matel Kalibata di Ujung Tanduk, Sidang Etik Digelar Hari Ini
-
Majelis Adat Budaya Tionghoa Buka Suara soal Penyerangan 15 WNA China di Kawasan Tambang Emas
-
Bersenjata Tajam hingga Alat Setrum, 15 WNA China Serang TNI di Kawasan Tambang Emas Ketapang
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Masjid Al-Ikhlas PIK Resmi Diresmikan, Jadi Pusat Ibadah dan Harmoni di Kawasan Pantai Indah Kapuk
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan