SuaraBekaci.id - Calon presiden atau capres Giring Ganesha bertemu Gibran Rakabuming Raka di Solo, Rabu (10/2/2021) malam ini. Giring adalah calon presiden 2024 dari Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.
Sebelumnya, Plt Ketua Umum DPP PSI itu blusukan kampung di Kota Solo, Rabu pagi hingga siang.
“Teman-teman menyebut ini Tour of The Java, tapi kalau saya bilang ini Silaturahmi Kebangsaan Jilid I. Tahun 2020 sempat jalan, saya ke 23 kabupaten/kota Indonesia. Kali ini target saya keliling 400 daerah sampai 2022,” ujarnya, Rabu siang.
Giring mengakui kegiatan keliling daerah itu untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas PSI maupun dirinya sebagai capres 2024.
PSI ingin figur capres yang mereka usung bisa masuk lima besar elektabilitas tertinggi.
“Luar biasa. Bila ada hasil survei baru, angka kami trennya terus mengalami peningkatan, naik semuanya. Saya alhamdulillah masuk, sempat di peringkat delapan. Ini mau kejar lima besar. Masih ada waktu dua tahun,” urai Giring yang dijadwalkan temui Gibran malam ini di Rumah Blogger Indonesia Solo.
Mengenai ketentuan Presidential Threshold 20 persen yang membuat PSI tidak bisa mengusung sendiri capres-cawapres, Giring membenarkannya. Namun hal itu tak menyurutkan tekad PSI menyuguhkan calon alternatif.
“Politik itu cair. Kami harus buktikan ke seluruh masyarakat bahwa PSI punya capres sendiri yang berbeda dengan capres lain. Bisa jadi alternatif pemimpin masa depan. Kita ketahui bersama sudah ada beberapa nama,” katanya.
Ihwal program yang ia tawarkan kepada bangsa Indonesia terkait pencalonannya sebagai presiden, Giring menyebut kuliah gratis jenjang Diploma I hingga sarjana.
Baca Juga: Temui Warga Solo, Giring Nidji: Saya Presiden, Kuliah Gratis!
Kuliah gratis berlaku pada perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Menurutnya, timnya sudah melakukan penelitian terkait kemungkinan penerapan progam kuliah gratis di Tanah Air.
Kajian itu mulai dari aspek ketersediaan anggaran, sumber pendanaan, hingga target yang ingin direalisasikan.
“Simple saja, Giring Presiden, kuliah gratis. Kami sudah penelitian, lihat anggaran dan sebagainya. Menurut saya sangat memungkinkan bagi siapa pun yang ingin kuliah D1 hingga sarjana wajib dapat dukungan penuh pemerintah,” urainya.
Mengenai sosok Gibran Rakabuming Raka, Giring mengaku sudah dijadwalkan bertemu putra sulung Presiden Jokowi itu malam ini.
“Iya, nanti malam saya bertemu dengan Mas Calon Wali Kota, Mas Gibran,” terangnya.
Berita Terkait
-
Viral Maestro Kibar Jual Lukisan Demi Bayar Utang, Gambar Wapres Gibran Jadi yang Pertama Laku
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?
-
Tolak Usul JK Naikkan BBM, Gibran: Perintah Presiden Jelas, Harga Harus Tetap Terjangkau!
-
Gibran Dorong Hakim Ad Hoc di Kasus Andrie Yunus: Jaga Marwah Hukum, Jawab Keraguan Publik
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari
-
Pemilik Rekening Buat Transaksi Narkoba Erwin-The Doctor Ditangkap
-
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran, Polisi Selidiki Dugaan Sepeda Listrik yang Sedang Isi Daya
-
Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!
-
Hati-hati! Tabung Gas Oplosan Beredar di Jabodetabek, 10 Orang Jadi Tersangka