SuaraBekaci.id - Petugas gabungan dari TNI-Polri, Kejaksaan dan Bea Cukai melakukan inspeksi mendadak atau sidak di Rutan Kelas II Tanjungbalai, Karimun. Petugas gabungan menemukan senjata tajam.
Senjata tajam ditemukan petugas gabungan saat memeriksa setiap kamar atau ruang tahanan serta barang-barang warga binaan.
Sidak itu dilakukan untuk mengantisipasi peredaran narkoba dan pelanggaran lainnya di lingkungan rutan.
Senjata tajam yang ditemukan dinilai dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan. Barang tersebut langsung disita oleh petugas untuk dimusnahkan.
Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Dodi Naksabani mengatakan, pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin dalam pelayanan bagi warga rutan.
"Kami juga tidak segan-segan menindak jika ada yang menyalahi aturan," kata Dodi dilansir dari batamnews.co.id -- jaringan Suara.com, Selasa (9/2/2021).
Dia menyatakan, petugas di Rutan II Tanjungbalai Karimun akan dilaporkan jika memfasilitasi warga binaan melakukan hal yang dilarang.
"Jika membantu memfasilitasi dalam melakukan misal hp, apalagi sampai narkoba. Kami gak main-main akan kami laporkan ke pihak terkait," ucapnya.
Baca Juga: Punya Unek-Unek, Erix Soekamti Ajak Kepala Dinpar Jogja Sidak Tempat Wisata
Berita Terkait
-
195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI
-
174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas
-
HUT Ke-81 RI, 7.555 Warga Binaan di Jakarta Dapat Hadiah Remisi
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Lapas Surabaya Hadirkan Wartelsuspas Digital untuk Warga Binaan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan