SuaraBekaci.id - Petugas gabungan dari TNI-Polri, Kejaksaan dan Bea Cukai melakukan inspeksi mendadak atau sidak di Rutan Kelas II Tanjungbalai, Karimun. Petugas gabungan menemukan senjata tajam.
Senjata tajam ditemukan petugas gabungan saat memeriksa setiap kamar atau ruang tahanan serta barang-barang warga binaan.
Sidak itu dilakukan untuk mengantisipasi peredaran narkoba dan pelanggaran lainnya di lingkungan rutan.
Senjata tajam yang ditemukan dinilai dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan. Barang tersebut langsung disita oleh petugas untuk dimusnahkan.
Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Dodi Naksabani mengatakan, pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin dalam pelayanan bagi warga rutan.
"Kami juga tidak segan-segan menindak jika ada yang menyalahi aturan," kata Dodi dilansir dari batamnews.co.id -- jaringan Suara.com, Selasa (9/2/2021).
Dia menyatakan, petugas di Rutan II Tanjungbalai Karimun akan dilaporkan jika memfasilitasi warga binaan melakukan hal yang dilarang.
"Jika membantu memfasilitasi dalam melakukan misal hp, apalagi sampai narkoba. Kami gak main-main akan kami laporkan ke pihak terkait," ucapnya.
Baca Juga: Punya Unek-Unek, Erix Soekamti Ajak Kepala Dinpar Jogja Sidak Tempat Wisata
Berita Terkait
-
Imlek 2026, 44 Warga Binaan Konghucu Terima Remisi Khusus
-
Sempat Hilang Saat Lonceng Steril, Warga Binaan Rutan Cipinang Ditemukan Tewas Tergantung
-
Rutin Sidak SPPG Selama Setahun, BGN Klaim Kualitas MBG Terus Membaik
-
Kado Natal dari Balik Jeruji: 138 Warga Binaan Lapas Cipinang Terima Remisi, 2 Orang Bisa Bebas
-
Dianggap Penuhi Kriteria, 15 Warga Binaan di Seluruh Indonesia Terima Remisi Natal
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
Terkini
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?
-
Sesar Lembang Bisa Picu Gempa Magnitudo 7, Warga Bandung Raya Harus Siap Siaga!
-
36 Penerima Beasiswa LPDP Diperiksa, 4 Orang Wajib Kembalikan Dana Hingga Rp2 Miliar