SuaraBekaci.id - Pemerintah Desa Pantai Bahagia meminta 5.000 karung pasir dari Pemkab Bekasi untuk dijadikan tanggul. Sayangnya, mereka hanya mendapatkan 1.000 karung pasir.
Sekretaris Desa Pantai Bahagia Ahmad Qurtubi mengatakan, pihaknya telah mengajukan bantuan karung pasir sebagai tanggul sebelum peristiwa tanggul Sungai Citarum jebol terjadi hari ini, Selasa (9/2/2021).
“Sebelum banjir ini datang kami dari pihak pemerintah Desa Pantai Bahagia, saya sendiri, mengajukan 5.000 karung tetapi kita hanya diberikan 1.000. Itu nggak cukup untuk satu desa,” kata Qurtubi kepada SuaraBekaci.id.
Kata dia, sebanyak 1.000 tanggul yang diberikan Pemkab Bekasi jauh dari yang dibutuhkan pihaknya.
“Kurang banyak banget, bahkan kalau hari ini 10 ribu saya rasa baru cukup nih kalau hari ini kalau yang jebol, belum yang limpas, yang limpas pun butuh karung,” katanya.
Wilayah Desa Pantai Bahagia, kata Qurtubi, telah menjadi langganan banjir setiap tahun. Pihaknya meminta solusi kongkret penanganan banjir di wilayah setempat.
Pihaknya pun telah mengajukan normalisasi Tanggul Penahan Tanah (TPT) di wilayah setempat.
“Agar kita tidak lagi menjadi langganan tahunan seperti ini. Kita setiap tahun seperti ini, jadi kayanya bosen banget,” katanya.
Sampai dengan sore tadi, pihaknya belum menerima bantuan dari Pemkab Bekasi. Meskipun terdapat 7.700 warga terdampak banjir.
Baca Juga: Desa Pantai Bahagia Bekasi Langganan Banjir, Sekdes: Bosan Banget!
“Bantuan sama sekali belum karena kami harus bersurat ke kepala dinas sosial dan BPBD, dan yang saya tahu hari ini kami tidak bisa keluar, gimana bersuratnya kita ke sana?,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades
-
Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara
-
Wali Kota Janjikan Halte Transjabodetabek Bekasi Setara Milik Jakarta
-
Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover
-
DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak