SuaraBekaci.id - Seniwati (56) perempuan yang dibacok bersama kekasihnya bernama Misto (56) merupakan janda 2 anak. Pasangan kekasih paruh baya dibacok di bagian kepala.
Seniwati dan Misto diduga dibacok kekasihnya yang lain. Sepasang kekasih paruh baya ini dibacok di rumahnya yang berada di RT 04 RW 02 Desa Wonokupang Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.
Seniwati dan Misto ditemukan bersimbah darah dengan luka bacok di kepala. Keduanya koma dan dibawa ke RS Anwar Medika Balongbendo.
Kapolsek Balongbendo Kompol Ari Priambodo mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat Misto datang ke rumah Seniwati.
Kehadirannya diterima Seniwati dan langsung mempersilahkannya masuk ke dalam rumah.
Saat masuk ke dalam rumah, pasangan paruh baya ini tidak lupa mengunci pintu rumah. Sesampainya di dalam rumah, kedua pasangan ini masuk ke dalam kamar dan bercinta.
“Pintu rumah korban sudah terkunci. Namun pelaku yang datang, sudah hafal dengan kondisi rumah. pelaku berhasil masuk rumah dengan mengambil kunci yang biasa tergantung di atas pintu,” kata Ari dilansir dari beritajatim.com -- jaringan Suara.com, Minggu (7/2/2021).
Sesampainya di dalam, pelaku kemudian mendapati Misto dan Seniwati sedang melakukan hubungan suami istri tanpa mengenakan sehelai benang pun. Pelaku kemudian membacok kepala Misto dan Seniwati.
“Saat bercinta, dugaan keduanya dianiaya oleh pelaku. Korban menjerit dan mengundang warga sekitar rumah untuk datang dan memberikan pertolongan,” tutupnya.
Baca Juga: Pasangan Kekasih Paruh Baya Telanjang Dibacok Gegara Cinta Segitiga
Ari mengatakan, penganiayaan itu diduga berlatarbelakang karena cinta segitiga.
Polisi masih melakukan penyelidkan lebih lanjut dan pelaku masih dalam pengejaran.
“Penganiayaan terjadi dipicu karena masalah asmara. Korban Seniwati diduga mempunyai dua kekasih. Kisah segitiga itulah yang memicu terjadinya tindak penganiayaan yang terjadi di dalam kamar rumah janda dua anak tersebut,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Belajar dari Pesisir Sidoarjo: Nyadran, Kupang, dan Kesadaran Merawat Laut
-
Volume Sampah TPA Jabon Melonjak Saat Musim Hujan
-
Sidoarjo Panen Raya Jagung
-
APBN untuk Ponpes Roboh? Cak Imin: Itu Wujud Kehadiran dan Kewajiban Pemerintah
-
Polisi Ungkap Alasan Tak Mau Gegabah Usut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Keluarga Korban Jadi Prioritas
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung