SuaraBekaci.id - Senin (8/2/2020) hari ini polisi ungkap di balik pembunuhan Weni Tania, gadis Garut yang dibunuh dengan mengenaskan. Mayatnya dibuang di pinggir sungai setelah anus Weni Tania ditusuk bambu sepanjang 60 cm.
Sang pembunuh Weni Tania adalah pacarnya sendiri, pria berinisial D (22). Pembunuh Weni Tania ditangkap.
Pembunuh Weni Tania ditangkap Polres Garut. Pelaku ditangkap Minggu sore dan dibawa ke Polres Garut.
Weni Tania tewas anus ditusuk bambu sepanjang 60 cm.
"Benar, mas (korban pembunuhan)," kata Kapolres Garut, AKBP Adi Beni Cahyono, Minggu (7/2/2021).
"Rencana besok kita ekspos," ujar Kapolres.
Weni Tania ditemukan tewas mengenaskan di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, pada Jumat (5/2/2021).
Saat ditemukan, korban dalam keadaan tertusuk bambu berdiameter sekira 10 sentimeter dan panjang 60 sentimeter di bagian duburnya. Selain itu, kepala korban terhimpit batu. Diperkirakan, korban sudah meninggal tiga hari sebelumnya.
Awalnya, tak ada identitas melekat di tubuh korban. Namun, setelah polisi memeriksa beberapa saksi, ada warga yang mengenali korban. Korban diketahui berinisial WT (20 tahun), asal Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.
Baca Juga: Weni Tania Suka Menangis Sendiri Jauh Sebelum Tewas Anus Ditusuk Bambu
Sering menagis sendiri
Weni Tania sering menangis sendiri secara tiba-tiba di masa sekolah. Namun Weni Tania tidak menceritakan musabab dirinya menangis.
Weni Tania dikenal pendiam. Weni Tania adalah warga Kampung Ciloa Tengah, RT 003/RW 003, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja.
Satu sahabat Weni Tania, Viki Ruspiandi (21), mengatakan Weni Tania dikenal pendiam saat sekolah.
Viki menyebut dirinya dan korban telah bersama satu kelas hingga lulus di SMK PGRI Wanaraja (SMEA Aceng).
"Saya dan Weni sudah dari kelas 10 hingga lulus satu kelas terus. Dia orang baik," kata Viki.
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
-
Tergiur Upah Rp40 Juta, Dua Kurir Sabu Ini Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!