SuaraBekaci.id - Ustaz Tengku Zul kembali membagikan gambar Channel YouTube yang menayangkan video editan bahwa Tengku Zul ditangkap Polisi.
Gambar editan pada video itu dibagikan Tengku Zulkarnain pada akun Twitter pribadinya, Minggu (7/2/2021) pukul 15.57 WIB.
Pria kelahiran Medan, 14 Agustus 1963 itu kembali mengancam, akan melaporkan Channel YouTube tersebut ke Polri pada Senin (8/2/2021) besok.
Di sisi lain, pria yang pernah berpendidikan di Universitas Sumatera Utara itu merasa heran, setiap berusuran dengan Permadi Arya atau Abu Janda banyak yang menyerangnya.
"Satu lagi Chanel YouTube berisi fitnah. Bisakah dilaporkan ke Bareskrim Polri @DivHumas_Polri Senin besok? Kenapa asal serempetan dengan Abu Janda langsung banyak serangan fitnah. Seperti Anak Almarhum Gus Dur, Ketua KNPI, Natalius Pigai dan lain-lain. Kenapa dan siapa dia? Ada komentar?," tulis Tengku Zul dikutip Suarabogor.id.
Politisi PSI, Muannas Alaidid juga baru-baru ini turut menanggapi kaitan foto dalam video editan yang disebar Ustaz Tengku Zul.
Terlihat, Tengku Zulkarnain sedang memakai sorban di kepala dan baju tahanan, pun juga sedang digiring enam orang yang mengenakan pakaian polisi.
Menurut Muannas, Tengku Zul juga akan bisa dijerat, karena telah melanggar Undang-Undang ITE seperti penyebarannya.
Politisi PSI itu, menanggapi foto yang disebar Tengku Zulkarnain pada akun Twitter pribadinya, Sabtu (6/2/2021), pukul 11.28 WIB dengan akun bernama @muannas_alaidid.
Baca Juga: Diduga Sebar Fitnah, Kanal YouTube Ini Mau Dilaporkan Tengku Zul ke Polisi
Muannas Alaidid menganggap, bahwa Tengku Zulkarnain juga turut menyebarkan foto editan pada video itu secara langsung.
"Anda juga bisa ikut dijerat karena yang dilarang UU ITE itu penyebarannya, seperti yang anda unggah ini, secara tidak langsung ikut menyebarkan, mestinya diadukan saja nggak usah latah ikut posting segala," tulis Muannas.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Kata Abu Janda Usai Dipolisikan Sebut Sumbar 'Barbar': Kalau Dasarnya Sudah Benci ya Susah
-
Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar
-
Sebut Sumbar dan Jabar Suku Barbar, Abu Janda Resmi Dilaporkan ke Bareskrim!
-
Berapa Kekayaan Grace Natalie? Kini Dipolisikan oleh 40 Ormas Islam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pilkades Serentak Bekasi 2026 Diundur
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan