SuaraBekaci.id - Seorang pemuda di Bekasi, Pian Firmansyah (21) tewas usai dibacok celurit oleh komplotan begal di depan Warung Nasi Goreng Madura, Jalan Agggrek l Blok D RT 006/013, Kelurahan Bekasi Jaya , Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (1/1/2021) pukul 00.30 WIB.
Pian menjadi korban dari komplotan begal yang berjumlah empat orang. Dia dibacok celurit di bahu sebelah kanannya hingga mengalami luka sepanjang 15 sentimeter.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, pihaknya telah mengantongi rekaman kamera CCTV di lokasi tersebut.
Peristiwa begal ini bermula ketika Pian melintas menggunakan sepeda motor merek Honda Vario dengan nomor polisi B 4918 FFS. Kemudian, Pian berpapasan dengan empat orang pelaku yang mengendarai 2 sepeda motor.
"Kemudian tiba-tiba merampas HP milik korban (Pian) dengan membacok korban selanjutnya mengejar korban dan berhasil melarikan diri namun korban jatuh tersungkur di TKP (tempat kejadian perkara) kemudian para pelaku melarikan diri," kata Erna kepada Suara.com, Selasa (2/2/2021).
Erna menjelaskan, sejumah warga di sekitar lokasi mendengar suara jatuhnya sepeda motor Pian. Kemudian mereka mendatangi Pian.
"Saksi (warga di sekitar lokasi) melihat dua orang pelaku menggunakan motor jenis vario warna hitam yang salah satunya sedang memasukkan celurit ke dalam jaketnya dan kabur," kata Erna.
Kedua orang warga tersebut kemudian mendatangi Pian dan menanyakan peristiwa yang terjadi. Lalu, Pian mengaku baru saja dibegal.
"Selanjutnya korban ditolong oleh para saksi untuk diantar ke Dokter Joni di sekitar TKP namun ditolak karena luka yang dialami korban cukup parah yaitu mengalami sobek di bahu sebelah kanan 15 sentimeter, sehingga korban dibawa ke RS Siloam Duren Jaya untuk mendapatkan perawatan," tuturnya.
Baca Juga: Detik-detik Pengendara Vario Kabur dari Begal, Akhirnya Bernasib Pilu
Selanjutnya, Pian dinyatakan meninggal dunia saat berada di rumah sakit tersebut.
"Pada pukul 01.42 WIB korban dinyatakan meninggal dunia diduga karena kehabisan darah," tuturnya.
Pihak kepolisian tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan dan barang bukti untuk mengungkap kasus pembegalan tersebut.
Berita Terkait
-
Tekan Risiko Kecelakaan! Petugas Bersertifikat Disiagakan di 5 Perlintasan Rel Bekasi dan Tangerang
-
Terjadi Berulang Sejak 2023! Lebih dari 10 Santri Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Bekasi
-
Kejagung Periksa 4 ASN Pemkot Bekasi Terkait Kasus Tata Kelola KSO Pertamina EP
-
Eceng Gondok Tutupi Kali Pisang Batu di Bekasi
-
Anggota DPRD Bekasi Dituntut 10 Bulan, Keluarga Korban Pengeroyokan: Tidak Masuk Akal!
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism
-
Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 Diciduk Polisi
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar
-
Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah