SuaraBekaci.id - Pilot jadi kuli bangunan karena Pandemi COVID-19. Pilot itu bernama Patrick Pawelczak atau Kapten Patrick.
Kisah Kapten Patrick jadi tukang bangunan viral di media sosial. Bahkan Kapten Patrick juga jadi kurir selama pandemi COVID-19.
Melansir Mirror, Kamis (28/1/2021), Kapten Patrick adalah pilot pesawat Boeing 737. Ayah dari Sant Andreu de Liavener, Spanyol mengaku terinspirasi dari seorang pilot lain yang mengungkapkan pekerjaan barunya di Tesco.
Dalam unggahan tersebut, Kapten Patrick menjelaskan bagaimana setahun lalu dia hanya melakukan penerbangan malam dan hanya terbang 700 jam selama setahun. Namun sekarang kehidupan karirnya sangat jauh berbeda dari setahun lalu.
Kapten Patrick memutuskan kembali ke Barcelona saat industri penerbangan sedang terhenti. Saat itu Kapten Patrick habis terbang ke Turki.
Kapten Patrick dulunya bekerja untuk maskapai Slowakia Go2Sky sampai virus corona menghentikan industri penerbangan itu, memaksanya untuk memikirkan kembali cara menafkahi keluarganya.
“Saya ingin berbagi pengalaman saya dari bekerja menerbangkan orang-orang untuk berlibur, menjadi kurir dan pekerja kontruksi,” tulisnya dalam unggahan tersebut. Meskipun tidak pernah melakukan pekerjaan bangunan, dia mengatakan bahwa dia menerimanya dengan cepat.
“Saya akan terus melakukan apa pun yang perlu saya lakukan sampai saya bisa mulai terbang lagi dan saya menantikan hari itu,” ujarnya kepada Aero Time. Meskipun begitu, Patrick mengaku bersyukur bisa berbicara dengan putrinya tanpa melalui aplikasi Face Time.
“Mungkin ini memang takdir untuk berada di sini bersama keluarga saya selama ini, mendukung istri dan melihat putri tumbuh,” lanjutnya. Patrick percaya segala sesuatu terjadi karena suatu alasan.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Jadi Ajang Jessica Mila Belajar Hal Baru
Setelah terbang dengan pesawat komersialnya pada tahun 2016, Patrick tetap melanjutkan sekolah terbangnya untuk menjadi kepada instruktur darat. Dia kemudian mengumpulkan 1300 jam terbang di 737 dengan Go2sky.
Berita Terkait
-
Kadar Gula Tinggi dan Saturasi Oksigen Anjlok, Ivan Gunawan Merasa Ajal Sudah Dekat
-
Skandal Raffi Ahmad Sang Utusan Khusus Presiden: Digugat ke Pengadilan saat Pandemi Covid-19
-
Sebut WHO Rancang Pandemi Baru, Epidemiolog UI Tepis Ucapan Dharma Pongrekun: Itu Omong Kosong
-
Dharma Pongrekun Sebut Penyebab Tanah Abang Sepi Akibat Pandemi Covid-19
-
Kawal Masyarakat Indonesia Selama Pandemi Covid-19, 10 Tahun Jokowi Catat Kemajuan Pesat Bidang Telemedicine
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta